Kawal Perpres 27/2026, FOBB Banyuwangi Desak Pemerataan Program Transportasi ASN dan Transparansi Kebijakan

BANYUWANGI — Forum Ojol Banyuwangi Bersatu (FOBB) menegaskan akan menggelar gerakan solidaritas pada Mei 2026 untuk mengawal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 sekaligus menyuarakan sejumlah tuntutan strategis terkait kesejahteraan driver online di Banyuwangi.

Koordinator FOBB, Yudha Okta Mahendra, menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terkait dorongan penggunaan transportasi umum maupun ojek online (ojol) oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai belum berjalan merata hingga wilayah kecamatan.

Menurutnya, program tersebut selama ini lebih banyak terlihat di kawasan kota, sementara wilayah seperti Rogojampi dan Genteng yang juga memiliki banyak driver online belum merasakan dampak nyata.

“Poin utama kami adalah meminta program pemerintah Banyuwangi terkait ASN menggunakan transportasi umum atau ojol benar-benar diterapkan menyeluruh sampai kecamatan. Jangan hanya terpusat di kota. Di Rogojampi, Genteng, dan wilayah lain juga ada driver online yang butuh perhatian,” ujar Yudha, Sabtu (02/06/25).

Yudha juga mengkritisi dugaan praktik seremonial dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut, driver online kerap hanya dijadikan pelengkap laporan administratif tanpa ada transaksi nyata.

“Kami jangan hanya dijadikan alat laporan. Foto selfie dengan ojol ada, tapi tidak benar-benar naik atau order. Kalau hanya formalitas, driver tidak mendapatkan manfaat ekonomi,” tegasnya.

FOBB juga menyoroti kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) yang mendorong pengurangan penggunaan kendaraan dinas. Menurut mereka, implementasi di lapangan masih belum konsisten karena sebagian ASN atau pejabat hanya menggunakan transportasi alternatif saat berangkat kerja, namun kembali memakai kendaraan dinas saat pulang.

“Kalau berangkat naik sepeda atau transportasi umum, tapi pulangnya pakai kendaraan dinas, di mana letak efisiensinya? Justru itu bisa menambah beban anggaran,” tambahnya.

Selain isu kesejahteraan dan kebijakan transportasi, FOBB dalam momentum aksi damai mendatang juga akan menagih komitmen Kapolresta Banyuwangi yang baru, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, terkait janji silaturahmi dengan komunitas ojol.

Yudha menyebut, pertemuan yang sebelumnya dijanjikan saat bulan Ramadan hingga kini belum terealisasi.

“Dulu sempat ada janji bertemu dengan rekan-rekan FOBB saat puasa, tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut,” katanya.

Tak hanya itu, FOBB juga mempertanyakan keberlanjutan perhatian terhadap program maupun komitmen yang pernah disampaikan dalam kegiatan Ojol Kamtibmas Jogo Bumi Blambangan, yang menurut mereka belum menunjukkan hasil nyata bagi driver online.

FOBB menegaskan, aksi damai yang akan digelar pada Mei 2026 mendatang bukan sekadar peringatan Hari Buruh, tetapi juga bentuk pengawalan terhadap implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online.

Dalam regulasi tersebut, pemerintah pusat menekankan peningkatan kesejahteraan driver, termasuk pembatasan potongan aplikator serta perlindungan sosial yang lebih jelas.

“Momentum ini kami jadikan perjuangan bersama. Kami ingin kebijakan pusat benar-benar dikawal sampai daerah dan dirasakan nyata oleh seluruh driver online Banyuwangi,” pungkas Yudha. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasional

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot produksi kedelai untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam ...

*Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan*

Banyuwangi — Times Merah putih.com//Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Macan Blambangan berhasil membongkar dan ...

Hakim Sa’id Bersama H. Nurmansyah dan KH. Ikhrom Dorong Kolaborasi Bangun Ekonomi Banyuwangi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Detikposnews.com // Semangat membangun daerah melalui penguatan ekonomi masyarakat menjadi pokok pembahasan dalam diskusi wawasan kebangsaan yang ...

KETUA FORUM PEMUDA BANGKALAN SERUKAN PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH SEPANJANG AGUSTUS 2026

BANGKALAN || TimesMerahPutih.Com-Memasuki bulan kemerdekaan, Ketua Forum Pemuda Bangkalan M. Mukri mengajak seluruh warga Kabupaten Bangkalan untuk mengibarkan Bendera Merah ...

MAKI Jatim Soroti Dugaan Persoalan Pengelolaan Desa Periode 2019–2020 Akan Dibawa ke Ranah Penegakan Hukum

GRESIK, 2 Agustus 2026 — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menyatakan akan membawa persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan ...

Bangunan SDN Konang 4 Roboh, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Nilai Negara Gagal Melindungi Hak Dasar Pendidikan

BANGKALAN|Times Merah Putih.Com-Robohnya bangunan SDN Konang 4, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) ...
error: Content is protected !!