IMIGRASI KOTA Banyuwangi Kebobolan, Pelaku Pemukulan Penjaga Sound System Di Pantai Boom Tidak Memiliki Izin Tinggal di Indonesia

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Kasus pemukulan terhadap seorang penjaga sound system di kawasan Pantai Boom, Banyuwangi, mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku yang diamankan aparat diketahui merupakan warga negara asing yang tidak memiliki izin tinggal resmi di Indonesia.
Peristiwa tersebut terjadi pada akhir pekan lalu saat berlangsung sebuah kegiatan hiburan di area Pantai Boom. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula dari kesalahpahaman antara pelaku dan korban terkait penggunaan peralatan sound system. Cekcok yang semula bersifat verbal kemudian berujung pada tindakan kekerasan.
Korban yang mengalami luka akibat pemukulan langsung mendapatkan perawatan medis, sementara pelaku diamankan oleh petugas keamanan setempat sebelum diserahkan kepada pihak berwajib.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihak imigrasi menemukan bahwa pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen resmi berupa paspor maupun izin tinggal yang sah. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa yang bersangkutan telah berada di wilayah Indonesia secara ilegal.
Kepala Kantor Imigrasi setempat menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait bagaimana pelaku dapat masuk dan tinggal tanpa terdeteksi. “Kami akan telusuri kemungkinan adanya kelalaian dalam pengawasan serta jalur masuk yang digunakan oleh pelaku,” ujarnya.
Kasus ini menuai perhatian publik, terutama terkait pengawasan terhadap warga negara asing di daerah wisata. Pantai Boom sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di Banyuwangi yang kerap menjadi lokasi berbagai acara.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik terkait tindak pidana kekerasan maupun pelanggaran keimigrasian.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan, khususnya yang melibatkan warga negara asing tanpa identitas jelas, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

*Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan*

Banyuwangi — Times Merah putih.com//Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Macan Blambangan berhasil membongkar dan ...

Hakim Sa’id Bersama H. Nurmansyah dan KH. Ikhrom Dorong Kolaborasi Bangun Ekonomi Banyuwangi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Detikposnews.com // Semangat membangun daerah melalui penguatan ekonomi masyarakat menjadi pokok pembahasan dalam diskusi wawasan kebangsaan yang ...

KETUA FORUM PEMUDA BANGKALAN SERUKAN PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH SEPANJANG AGUSTUS 2026

BANGKALAN || TimesMerahPutih.Com-Memasuki bulan kemerdekaan, Ketua Forum Pemuda Bangkalan M. Mukri mengajak seluruh warga Kabupaten Bangkalan untuk mengibarkan Bendera Merah ...

MAKI Jatim Soroti Dugaan Persoalan Pengelolaan Desa Periode 2019–2020 Akan Dibawa ke Ranah Penegakan Hukum

GRESIK, 2 Agustus 2026 — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menyatakan akan membawa persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan ...

Bangunan SDN Konang 4 Roboh, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Nilai Negara Gagal Melindungi Hak Dasar Pendidikan

BANGKALAN|Times Merah Putih.Com-Robohnya bangunan SDN Konang 4, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) ...

Kepsek SDN Kraton 3 Bangkalan Bantah Adanya Kewajiban Beli Buku, Sebut Itu Inisiatif Wali Murid

BANGKALAN | TIMES MERAH PUTIH.COM– Polemik dugaan pembebanan pembelian buku pelajaran dan pengelolaan Dana BOS di UPTD SD Negeri Kraton ...
error: Content is protected !!