Tegas! Jejak Darah Majapahit hingga Suara Perlawanan Tambang Ilegal di Jawa Timur

JAWA TIMUR —Times Merah putih.com//Isu tambang ilegal yang terus mencuat di berbagai wilayah Jawa Timur kini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menyentuh dimensi moral, sejarah, dan legitimasi sosial. Di tengah sorotan tersebut, muncul sosok pengacara R.Mas MH. Agus Rugiarto Sastrodiarjo, SH., MH., yang dikenal vokal dan berani dalam menyuarakan penertiban tambang ilegal.

Meski kerap disebut sebagai “pendatang” dari Sulawesi Tengah, fakta menunjukkan bahwa Agus memiliki akar genealogis yang kuat di tanah Jawa Timur. Ia merupakan putra dari R. Kusnandar Sunyoto Astrodiarjo, yang lahir di Mojokerto sekitar 79 tahun silam. Garis keturunannya terhubung dengan keluarga priyayi dan tokoh agama di Jawa Timur, mempertegas identitasnya sebagai bagian dari trah lokal yang memiliki sejarah panjang.

Dari garis ayah, Kusnandar merupakan putra pasangan R. Sunyoto Hadinoto asal Kediri dan R.R. Herlina dari Mojokerto, yang merupakan putri dari keluarga Astrodiarjo. Silsilah ini bahkan ditarik lebih jauh hingga sosok Raden Sumoharjo atau Mbah Sumo, tokoh yang dikenal luas di kawasan Madura, khususnya Situbondo, karena ketokohan dan pengaruhnya di masyarakat.

Lebih jauh lagi, garis keturunan tersebut dikaitkan dengan trah bangsawan Kerajaan Raja Kertabumi (Brawijaya V) dari Kerajaan Majapahit. Narasi ini memperkuat persepsi bahwa Agus bukan sekadar figur hukum biasa, melainkan memiliki latar historis yang sarat nilai perjuangan dan kepemimpinan.

Dalam konteks kekinian, keberanian Agus dalam membela institusi kepolisian serta menyuarakan penindakan terhadap tambang ilegal dinilai sebagai refleksi dari nilai-nilai Bhayangkara yang telah tertanam sejak era Majapahit. Ia tampil sebagai figur yang tidak hanya berbicara soal hukum, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga tanah leluhur dari kerusakan.

Kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo juga disebut bukan tanpa alasan. Sejak awal, Presiden disebut telah memahami latar belakang dan kapasitas Agus sebagai sosok dengan akar kuat di Jawa Timur serta komitmen terhadap isu-isu kebangsaan.

Kini, di tengah harapan masyarakat akan Jawa Timur yang bersih dari praktik tambang ilegal, sosok Agus Flores menjadi salah satu figur yang dinilai mampu mendorong perubahan. Dengan kombinasi latar belakang historis, keberanian, dan posisi strategis, ia berada di garis depan dalam narasi besar penegakan hukum dan penyelamatan lingkungan.

 

#JatimBersih #TolakTambangIlegal #Majapahit #Bhayangkara #JawaTimur

Reporter NURSALIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Wakil Bupati Banyuwangi Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Kepala Desa Dadapan

Dadapan -Times Merah putih.com//17 Juni 2026 ,Pada Rabu sore, Wakil Bupati Banyuwangi,bapak  ir.H. Mujiono,M.Si. menghadiri acara resepsi pernikahan putra Kepala ...

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Banten Pererat Silaturahmi dengan Kapolda Banten Terdahulu

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan kegiatan anjangsana kepada salah satu tokoh ...

Fokus Benahi Layanan Dasar, PDAM Tirta Ardia Rinjani Bidik Efek Domino MTQ untuk Kemajuan Lombok Tengah

​LOMBOK TENGAH – Media Indonesia Times , -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah menegaskan ...

Patroli Kota Presisi Sambangi Pasar Mandalika Bertais, Polda NTB Perkuat Pencegahan Gangguan Kamtibmas

Mataram, NTB Media Indonesia Times, – Direktorat Samapta Polda NTB kembali mengintensifkan kegiatan Patroli Kota Presisi sebagai upaya menjaga keamanan ...

Polsek Muara Uya Jemput Hasil Panen Jagung Petani, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Tabalong – Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk mencapai Swasembada Pangan Tahun 2026, Polsek Muara Uya terus mendorong para petani ...

Polres Tabalong Dukung Program Air Bersih dan Ketahanan Pangan Melalui Pembangunan Sumur Bor

Tabalong – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tabalong mengikuti kegiatan Zoom Meeting Ground Breaking pembangunan sumur ...
error: Content is protected !!