Menelisik “Darah Majapahit” di Balik Komando Agus Flores: Manifestasi Kepemimpinan Brawijaya di Era Modern

SURABAYA – Times Merah putih.com//Di tengah dinamika pers dan penegakan hukum di tanah air, muncul sosok yang menarik perhatian publik bukan hanya karena ketegasannya memimpin, tetapi juga karena silsilah yang ia sandang. Raden Mas MH Agus Rugiarto, S.H., atau yang lebih akrab disapa Agus Flores, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Counter Polri, santer dikaitkan dengan trah agung penguasa tanah Jawa.

Pria yang dikenal vokal dalam membela marwah institusi Polri ini disebut-sebut merupakan cucu langsung dari Raja Brawijaya V, penguasa legendaris Kerajaan Majapahit. Silsilah ini bukan sekadar gelar, melainkan menjadi pijakan filosofis dalam gaya kepemimpinannya mengelola ribuan wartawan di seluruh nusantara.

Jika Raja Brawijaya dikenal karena upayanya menjaga keutuhan imperium Majapahit di tengah guncangan zaman, Agus Flores menerapkan pola serupa melalui prinsip “Satu Komando”.

Seperti halnya Brawijaya yang harus menavigasi transisi budaya dan agama di masa lalu, Agus Flores dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang luwes dengan berbagai lapisan, mulai dari petinggi Polri hingga masyarakat akar rumput, namun tetap teguh pada aturan organisasi.

Dalam berbagai catatan, Agus Flores sering terlihat turun langsung ke daerah-daerah untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai track. Semangat “ngemong” rakyat yang melekat pada sosok raja-raja besar Majapahit seolah bertransformasi menjadi semangat pengabdian dalam menjaga integritas jurnalisme dan citra kepolisian.

Dalam beberapa kesempatan, Agus Flores menegaskan bahwa integritas adalah harga mati. Ia tak segan melakukan penyegaran struktural dan penertiban atribut organisasi demi menjaga kehormatan lembaga—sebuah langkah yang mengingatkan kita pada upaya stabilisasi internal kerajaan di masa silam.

“Bagi saya, menjaga jaringan dan kehormatan institusi adalah bentuk pengabdian. Darah pejuang yang mengalir dari leluhur harus diwujudkan dalam kerja nyata bagi bangsa,” ungkapnya dalam sebuah pertemuan internal di Jakarta.

Simbol Kebangkitan Nilai Nusantara

Kehadiran sosok seperti Agus Flores di pucuk pimpinan FRN Pusat memberikan warna tersendiri bagi dunia pers nasional. Penekanan pada aspek silsilah ini dianggap oleh sebagian kalangan sebagai upaya untuk membawa kembali etos kerja luhur nusantara: Loyalitas, Keberanian, dan Kebijaksanaan.

Kini, dengan tongkat komando di tangan, sang “Cucu Brawijaya” ini terus melangkah, membawa visi besar untuk menjadikan jurnalisme sebagai mitra strategis negara dalam menjaga keadilan dan keamanan nasional. Apakah ini awal dari kebangkitan gaya kepemimpinan aristokrat yang populis di era digital? Waktu yang akan menjawab

Reporter NURSALIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Kepsek SDN Kraton 3 Bangkalan Bantah Adanya Kewajiban Beli Buku, Sebut Itu Inisiatif Wali Murid

BANGKALAN | TIMES MERAH PUTIH.COM– Polemik dugaan pembebanan pembelian buku pelajaran dan pengelolaan Dana BOS di UPTD SD Negeri Kraton ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar untuk aktif mengikuti beragam kompetisi. Hal ini sebagai bagian ...

Dana BOS SDN Kraton 3 Dipertanyakan, Ketua Pejalan: Program Wajib Belajar Jangan Sampai Berujung Beban bagi Orang Tua

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polemik dugaan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di UPTD SD Negeri Kraton 3 Bangkalan terus ...

MAKI Jatim Desak P2CKTR Sidoarjo Bertindak Tegas Dalam Sengketa Padel dan Infesta Boutique Hotel di Permata Juanda

SIDOARJO, 1 Agustus 2026 — Di tengah kawasan permukiman yang semestinya menjunjung ketenteraman dan keteraturan, polemik keberadaan fasilitas padel serta ...
error: Content is protected !!