Lamban Tangani Orang Hilang, Jeritan Keluarga Korban atas Kinerja Pos SAR Raja Ampat

Raja Ampat, – Kinerja Pos SAR Raja Ampat menuai kritik tajam menyusul dugaan lambannya respons terhadap insiden orang hilang saat memancing yang dilaporkan pada Jumat (1/5/2026). Prosedur birokrasi yang kaku dan pengutamaan administrasi di tengah situasi darurat dituding menjadi penghambat utama proses penyelamatan.

Keluarga korban menyayangkan prosedur internal yang mewajibkan tim lapangan menunggu konfirmasi dari Kantor Basarnas Sorong sebelum melakukan tindakan evakuasi. Menurut penuturan pihak keluarga, saat melapor ke Pos SAR, petugas justru lebih mengutamakan wawancara administratif mendalam mengenai identitas korban yang telah hilang selama satu hari tersebut.

Alih-alih langsung bergerak ke lokasi, Kepala Pos SAR Raja Ampat menyatakan bahwa tindakan lapangan baru bisa dilakukan setelah mendapatkan instruksi resmi dari pusat komando di Sorong.

“Kami butuh tindakan cepat di lapangan, bukan sekadar mengisi formulir. Apakah harus menunggu korban meninggal dunia baru ada pergerakan?” ujar salah satu anggota keluarga korban dengan nada kecewa.

Keluhan serupa juga mulai bermunculan dari masyarakat Raja Ampat lainnya yang mempertanyakan efektivitas protokol Quick Response Pos SAR Raja Ampat. 

Kejadian ini memicu keresahan masyarakat Raja Ampat yang mulai mempertanyakan efektivitas protokol Quick Response di wilayah kepulauan tersebut. Meski secara hierarki berada di bawah kendali Basarnas Sorong, koordinasi seharusnya dilakukan secara paralel tanpa memangkas waktu krusial (Golden Hour).

Hambatan birokrasi ini dianggap mencederai prinsip utama SAR, yaitu mengutamakan kecepatan untuk menyelamatkan nyawa. Kini, muncul desakan kuat agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan Basarnas, terutama untuk wilayah dengan tantangan geografis tinggi seperti Raja Ampat, agar nyawa manusia tidak lagi terhambat oleh urusan administratif yang berbelit. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...
error: Content is protected !!