Di RDP DPRD, Faiq Soroti Tambang Tak Direklamasi: Perlu Penataan, Bukan Penutupan

BANYUWANGI – Persoalan tambang yang belum direklamasi mengemuka dalam hearing (RDP) di DPRD Kabupaten Banyuwangi. Dalam forum yang dipimpin Sekretaris DPC Partai Demokrat, Julis Setyo Budi Rahayu, Ketua APAM WANGI sekaligus Ketua SERBUWANGI, M. Vahid Faiq, angkat bicara sekaligus meluruskan isu yang berkembang, pada Senin (4/5).

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, Faiq menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penutupan aktivitas tambang di Banyuwangi. Ia menilai, informasi yang beredar di masyarakat perlu diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan.

“Perlu saya tegaskan, tidak ada penutupan tambang. Yang ada adalah penertiban agar para pelaku usaha mengurus izin resmi,” ujarnya di hadapan peserta hearing.

Menurutnya, langkah penertiban ini justru bertujuan mendorong legalitas usaha serta mempermudah pengawasan pemerintah terhadap aktivitas pertambangan.

“Kalau semua sudah berizin dan terdata, termasuk titik koordinatnya, pengawasan akan lebih mudah dan jelas,” jelas Faiq.

Selain itu, dalam forum DPRD tersebut, persoalan reklamasi tambang juga menjadi sorotan utama. Faiq menjelaskan bahwa reklamasi tidak harus mengembalikan lahan ke kondisi semula, melainkan memastikan lahan pascatambang tetap produktif.

“Reklamasi itu bagaimana lahan bekas tambang bisa dimanfaatkan, misalnya jadi kolam ikan atau usaha lain. Yang penting tidak terbengkalai,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aktivitas tambang tetap harus mematuhi aturan, terutama tidak dilakukan di lahan sawah yang dilindungi. Untuk kawasan tersebut, kegiatan pertambangan dinilai tidak tepat.

Di sisi lain, Faiq juga menyoroti dampak ekonomi dari sektor tambang bagi masyarakat kecil. Ia menyebut banyak warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas ini, mulai dari buruh hingga pelaku usaha kecil.

“Kalau tambang berhenti, dampaknya besar bagi masyarakat kecil. Ini menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keresahan yang disampaikan sejumlah ibu rumah tangga terkait isu penutupan tambang. Menurutnya, hal tersebut merupakan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.
Di akhir pernyataannya, Faiq mengajak seluruh pelaku usaha untuk patuh terhadap aturan, termasuk mengurus perizinan dan memenuhi kewajiban pajak.

“Semua membutuhkan material tambang. Karena itu, mari kita kelola dengan tertib, legal, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

DPD LIRA Bangkalan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Kanopi dan Sejumlah Pengadaan di UTM ke Kejati Jatim

SURABAYA || timesmerahputih.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bangkalan resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengadaan barang dan ...

2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak.?

JAKARTA, Langkah Progam Ketum Fast Respon Agus Flores Patut Diajukan Jempol, Pasalnya Hubugan Dekat Antara Kapolri Jendral Pol Suyudi Ario ...

Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, Buka Stand di Pekan Raya Bangkalan

Foto Dokumentasi Stand Keikutsertaan Pemerintah Kecamatan Tanah, di Pekan Raya Bangkalan BANGKALAN – Pemerintah Kecamatan Tanah Merah turut memeriahkan gelaran ...

Aruf Kenzo Apresiasi Kemenag Bangkalan Salurkan Air Bersih ke Enam Desa, Termasuk Mano’an

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, mendapat apresiasi dari aktivis muda ...

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo Lepas Mahasiswa untuk Ikuti Apel Kebangsaan di Mapolda Jatim

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. melaksanakan pelepasan mahasiswa Bangkalan yang akan mengikuti Apel Kebangsaan di ...

BEM UTM Geruduk Pemkab, Bupati Bangkalan Janji Perketat Keamanan Jalan Menuju Kampus

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Keamanan di sekitar ruas jalan menuju kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menjadi sorotan utama dalam aksi Badan ...
error: Content is protected !!