Korban Penganiayaan di Majelis Dzikir Lapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya, 28 Mei 2026 – Syaiful Anam (22), warga Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (27/5). Dalam laporannya yang tercatat dengan nomor LP/B/167/V/2026/SPKT/Polres Pelabuhan Tanjung Perak/Polda Jatim, Syaiful mengaku menjadi korban kekerasan saat berada di lingkungan majelis dzikir.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, ia sedang berada di lokasi majelis dzikir, tiba-tiba dikeroyok oleh sejumlah orang yang tidak dikenalnya. Para pelaku melakukan tindakan kekerasan fisik, memukul dan menendang tubuh korban tanpa alasan yang jelas. Akibat peristiwa tersebut, Syaiful mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya, terutama di bahu dan punggung, serta merasakan nyeri hebat.

“Saya sedang duduk dan beribadah bersama warga lain, tiba-tiba ada sekelompok orang mendatangi dan langsung memukul. Saya tidak tahu siapa mereka dan apa alasannya. Saya berusaha menghindar tapi jumlah mereka lebih banyak,” ungkap Syaiful saat memberikan keterangan di kantor polisi.

Peristiwa ini dilaporkan ke pihak berwajib pada hari yang sama, pukul 18.00 WIB. Dalam berkas laporan yang diterbitkan pihak kepolisian, tindakan pelaku diduga melanggar pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Pidana, jo pasal 80 ayat (1) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, karena korban saat kejadian berusia di bawah 23 tahun.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, dalam keterangan tertulisnya, menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan memproses laporan ini sesuai prosedur hukum. Tim penyidik sedang mengumpulkan bukti, keterangan saksi, dan rekaman kejadian untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik peristiwa ini,” ujar Aiptu Bambang S., perwira yang menandatangani surat tanda penerimaan laporan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menangkap satu pun pelaku. Syaiful berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya. Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang di tempat ibadah atau kegiatan keagamaan, yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan damai bagi masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau saksi mata atau masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut untuk memberikan keterangan guna membantu proses penyelidikan.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Waspada Peredaran Uang Palsu, BRI Imbau Masyarakat Lebih Teliti Saat Bertransaksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

Banyuwangi - Tbk atau BRI mengingatkan masyarakat untuk lebih mawas diri serta cermat dalam mengenali keaslian uang rupiah saat melakukan ...

Waspada Moda Penipuan Pengurusan Pinjaman, BRI Imbau Masyarakat Hindari Calo Kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

Banyuwangi - Times Merah Putih|| Tbk atau BRI mengimbau masyarakat untuk lebih mawas diri dan tidak terpikat dengan penawaran pengajuan ...

Aruf Kenzo Soroti Disiplin Kepala SMPN 2 Kokop yang Rangkap Plt di SMPN 2 Sepulu

BANGKALAN || timesmerahputih.com – Kedisiplinan Kepala UPTD SMP Negeri 2 Kokop, R. Suherlina Kusumawati, S.Pd., M.Pd., menjadi sorotan Aruf Kenzo ...

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Gelaran Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah diikuti hampir 5000 orang mulai Minggu (20/9/2026). Event ...

DPD Partai Perindo Banyuwangi Gelar Konsolidasi, Mantapkan Pembentukan Struktur Organisasi

BANYUWANGI, 20 September 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Banyuwangi menggelar agenda silaturahmi dan konsolidasi organisasi sebagai ...

Ketua Pejalan Bangkalan Syaiful Anam Soroti Rentetan Kasus Korupsi di Bangkalan: Dari Suap Jabatan hingga Dana Desa Lajing

BANGKALAN || timesmerahputih.com – Ketua Perkumpulan Jurnalis Bangkalan (Pejalan), Syaiful Anam, S.Pd, menyoroti rentetan kasus korupsi yang terungkap di Kabupaten ...
error: Content is protected !!