220 Rider dari 33 Daerah di Indonesia Ikuti Banyuwangi Criterium League

BANYUWANGI – Sebanyak 220 rider dari 33 daerah di Indonesia adu cepat dalam ajang balap sepeda nasional Banyuwangi Criterium League (BCL) dengan rute memutari pusat kota Banyuwangi.

Peserta balap sepeda ini datang dari berbagai kota di antaranya Bandung, Jakarta, Makassar, Yogyakarta, Surakarta, Sumedang, Sleman, Makassar, Bangkalan, Banyumas, Surabaya, Bali, hingga Lombok.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim bekerjasama dengan DPRD Jatim, dan Dispora Banyuwangi. Balap sepeda ini menjadi salah satu event balap sepeda criterium berskala nasional yang rutin digelar di Indonesia. Sebelum Banyuwangi, seri sebelumnya pernah dihelat di Yogyakarta.

Kepala Dispora Banyuwangi Dwi Handayani mengatakan, Banyuwangi dipilih karena memiliki pengalaman menggelar event sport tourism dan balap sepeda.

“Banyuwangi sudah dikenal sebagai “Kota Sepeda, daerah sport tourism dan punya pengalaman menggelar berbagai kejuaraan sepeda baik nasional dan internasional. Karena itu Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah,” ujar Yani, sapaan akrabnya. Turut hadir Kabid Kebudayaan dan Olahraga Dispora Jatim Cepi Sukur Laksana.

BCL mempertandingkan tiga kategori. Yakni Road Bike, Fixie dan BMX. Untuk kategori Road Bike dibagi dalam kelas Pra-Youth, Youth, Junior, Women Open, dan Elite. Sementara kelas komunitas terdiri dari Fixie Junior, Open, dan Mini Bike Open.

Ditambahkan Anggota DPRD Jatim, dr Agung Mulyono, para atlet yang menjadi juara dalam ajang ini akan dibina oleh Ikan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jatim bersama Dispora Jatim.

“Ke depan event ini kita adakan tiap tahun. Semoga lebih banyak lagi atlet yang ikut dan semakin bertambah,” harap dia saat hadir dalam perlombaan.

Balapan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 06.00 WIB hingga 15.30 WIB. Seluruh nomor perlombaan dipusatkan di sirkuit seputaran jalanan protokol di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi.

Rute yang digunakan berbentuk lintasan memutar dengan panjang sekitar 1,1 kilometer per lap. Jumlah putaran berbeda pada setiap kategori sesuai kelompok usia dan nomor yang dipertandingkan.

Kategori Mini Bike U-12 menempuh 2 lap atau sekitar 2,2 kilometer, BMX 12+ sebanyak 3 lap, Road Bike Women Pra Youth 9 lap, dan Men Pra Youth 12 lap.

Sementara itu, kategori Women Youth menempuh 8 lap, Men Youth 18 lap, Women Open 15 lap serta Fixie Junior dan Men Junior masing-masing 21 lap. Adapun kategori Fixie Senior dan Men Elite menjadi yang terjauh dengan total 27 lap atau sekitar 29,7 kilometer.

Salah satu peserta kategori Women Open, Crismonita Dwi Putri, yang pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Trek Asia 2019, mengaku senang kembali berlomba di Banyuwangi. Menurutnya, Banyuwangi selalu memberikan kesan positif bagi para atlet.

“Saya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan di Banyuwangi seperti Ijen Kom dan Tour of Kemala. Kuliner dan penginapannya enak. Saya ikut BCL ini sebagai persiapan menghadapi ajang Bromo KOM,” ujar juara Women Open ini.

Kesan serupa juga disampaikan pembalap asal Bandung, Ibrahim Kayyis, sirkuit yang digunakan dalam Banyuwangi Criterium League menarik dan menantang bagi para peserta. Namun, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri karena menguras stamina pembalap selama perlombaan berlangsung. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

2.000 Peserta Hadiri Kopdar Layang-Layang se-Madura, P3 Muda Jatim Sukses Gelar Pendidikan Politik di Bangkalan

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Suasana meriah menyelimuti Desa Ko'ol, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 2.000 peserta tumpah ruah menghadiri ...

Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi Bersama Bapanas RI Cek Stok dan Harga Beras di Kabupaten Banyuwangi 

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi bersama Badan Pangan Nasional ...

GANDRUNG, KREATIVITAS, DAN MASA DEPAN: SEBUAH IKHTIAR MAKI JATIM MEWARISKAN IDENTITAS BUDAYA KEPADA GENERASI EMAS BANYUWANGI

BANYUWANGI, 30 Oktober 2026 – Di tengah kemeriahan gelaran The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026 ...

Hasil Maksimal! Panen Jagung Maxxi di Burneh Bangkalan Tembus 11,36 Ton Per Hektare dengan Pupuk Sekali

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat petani jagung di Kabupaten Bangkalan patut diapresiasi. Kelompok Tani (Poktan) Ngarokse Tane I di Desa Lobuk, ...

Heru Satriyo Buka Kegiatan The Biggest Culture of Jatim Bersama MAKI Jatim, Pancoran Grup Perkuat Sinergi Sosial

BANYUWANGI – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, membuka kegiatan kebersamaan The Biggest Culture of Jatim ...

Jaga Kamtibmas Kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Kampus UTM

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan ...
error: Content is protected !!