NASARUDDIN LOEBIS Minta Kejagung, Kejari Madina dan PPATK Periksa Ali Imran Alias KOBOL Terkait Dugaan TPPU Tambang Ilegal KM 2 Hutabargot

Mandailing Natal – Tokoh pemuda Mandailing Natal, Nasaruddin Loebis, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua SOKSI, mantan Ketua IPK, serta pernah menjabat sebagai Bendahara HIPMI Mandailing Natal, meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap Ali Imran alias Kobol, yang disebut sebagai pemilik lahan tambang emas ilegal di kawasan KM 2, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal.
Menurut Nasaruddin Loebis, penanganan kasus tambang ilegal tidak cukup hanya berhenti pada penindakan di lapangan. Aparat penegak hukum perlu menelusuri aliran dana serta sumber kekayaan pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut.
“Kami meminta Kejaksaan Agung, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pemeriksaan secara profesional dan transparan terhadap Ali Imran alias Obol terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari aktivitas tambang ilegal di KM 2 Hutabargot,” ujar Nasaruddin Loebis dalam keterangannya.
Ia menilai, apabila terdapat indikasi hasil tambang ilegal yang telah dialihkan ke dalam bentuk aset maupun transaksi keuangan tertentu, maka hal tersebut perlu ditelusuri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Nasaruddin juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan pertambangan ilegal harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya terhadap para pekerja di lapangan, tetapi juga terhadap pihak-pihak yang diduga berperan sebagai pemodal, pengendali, maupun pihak yang menikmati hasil dari kegiatan tersebut.
“Kita berharap aparat penegak hukum bekerja secara objektif, berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku. Jika memang ditemukan adanya unsur pidana, termasuk dugaan TPPU, maka proses hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Ia menambahkan, penegakan hukum yang tegas terhadap praktik pertambangan ilegal sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat dari dampak kerusakan alam, serta memberikan kepastian hukum di Kabupaten Mandailing Natal.
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Menggugat Cinta yang Bersyarat, Joker Law Hadirkan Pesan Mendalam Lewat Single “Parasit”

SURABAYA – Di tengah derasnya arus musik populer yang didominasi tema percintaan ringan dan hiburan instan, musisi sekaligus entertainer Joker ...

Dewan Pakar LKK-NU yang juga Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Hadiri Peluncuran Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati

Banyuwangi, 17 Juni 2026 – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi, Marifatul Kamila, S.H., yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar ...

Pengukuhan LKKNU Banyuwangi Perkuat Sinergi Layanan Keluarga dari Lahir hingga Akhir Hayat

BANYUWANGI– Komitmen Nahdlatul Ulama dalam menguatkan ketahanan keluarga semakin ditegaskan melalui Pengukuhan Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PCNU ...

Penanaman Jagung Kuartal II Dukung Swasembada Pangan Tahun 2026 Di Desa Muang

Tabalong – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, pada Rabu (17/6/2026) telah dilaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal II ...

Kisruh Kupon Jalan Sehat 1 Muharram 1448 H Menjadi Alarm Keras Bagi Transparansi dan Akuntabilitas Pemprov Jatim

SURABAYA – Sebuah kegiatan yang dirancang sebagai momentum kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah justru meninggalkan ...

“Rozy Abdillah Meriahkan Resepsi Pernikahan Putra Kades Jajuli, Pemuda Desa Dadapan Antusias Foto Bersama”

Dadapan –Times merah putih.com/ 16 Juni 2026 ,Suasana resepsi pernikahan putra Kepala Desa Dadapan, Bapak Jajuli, berlangsung meriah dan penuh ...
error: Content is protected !!