PWI Bangkalan Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Hotman Paris

Mahmud Ismail Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Bangkalan

 

Times Merah putih| Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengecam dugaan intimidasi terhadap wartawan yang diduga dilakukan pengacara Hotman Paris saat menghadapi awak media.

Organisasi pers itu menilai tindakan tersebut mencederai kebebasan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta berpotensi mengancam independensi kerja jurnalistik.

Ketua PWI Bangkalan, Mahmud Ismail, mengatakan setiap wartawan memiliki hak menjalankan tugas jurnalistik tanpa tekanan, ancaman, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesinya.

“Pers bekerja untuk kepentingan publik. Karena itu, segala bentuk intimidasi terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan dan harus menjadi perhatian semua pihak,” ujar Mahmud, Selasa 21 Juli 2026.

Menurutnya, perbedaan pandangan antara narasumber dan wartawan merupakan hal yang lumrah. Namun, respons terhadap pertanyaan media harus tetap disampaikan secara santun dan menghormati profesi jurnalis.

“Jika keberatan dengan pertanyaan wartawan, sampaikan dengan cara yang baik. Jangan sampai ada tindakan atau ucapan yang mengarah pada intimidasi,” tegasnya.

Mahmud menilai dugaan intimidasi terhadap wartawan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat mengganggu independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Karena itu, PWI Bangkalan mendukung langkah organisasi pers yang mendorong pengusutan dugaan intimidasi dalam kasus yang melibatkan Hotman Paris. Proses hukum diharapkan berjalan objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“PWI Bangkalan berdiri bersama insan pers untuk menjaga kemerdekaan pers. Siapa pun harus menghormati kerja jurnalistik sebagai pilar demokrasi,” kata Mahmud.

Mahmud berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pihak agar membangun hubungan yang saling menghormati dengan media.

“Kebebasan pers merupakan bagian penting dalam mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

*Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster*

BANYUWANGI — Times Merah putih.com//Unit I Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap dan menindak kasus dugaan tindak pidana ...

Kapolres Bangkalan Takziah ke Rumah Duka Istri Kasat Samapta

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny. Tiffany Wibowo melaksanakan takziah ...

PW FRN DPC Banyuwangi Kecam Keras Dugaan Intimidasi Wartawan, Minta Pelaku Diproses dan Proyek Swakelola Dievaluasi

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi mengecam keras dugaan intimidasi terhadap wartawan saat ...

DPPKP BANGKALAN GELAR PELATIHAN ROTAVATOR DI BURNEH, LIBATKAN PPL DAN KELOMPOK TANI

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan teknis petani serta operator, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan ...

KONDISI EKONOMI SULIT, FORUM PEMUDA BANGKALAN DESAK PEJABAT HADIRKAN PROGRAM NYATA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kondisi perekonomian warga Bangkalan yang masih terpuruk menjadi sorotan Forum Pemuda Bangkalan. Organisasi kepemudaan ini mendesak ...

PEMKAB BANGKALAN KEBUT BANGUN SEKOLAH RAKYAT DI GEGER, TARGET DIGUNAKAN 2027

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com– Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Kaktol Barat, Kecamatan ...
error: Content is protected !!