DLH Catat 12 Puskesmas Belum Urus Pertek IPAL, Polres Bangkalan: Ada Konsekuensi Hukum

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan menemukan masih ada 12 puskesmas yang belum menuntaskan *Persetujuan Teknis Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah* atau Pertek IPAL.

 

Temuan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi IPAL yang digelar di Aula Puskesmas Tanah Merah, Senin 10 Agustus 2026.

 

Plt. Kepala DLH Bangkalan, Achmad Siddik, S.AP., MM. mengatakan dari 22 puskesmas di Bangkalan, baru 10 yang sudah mengajukan dan menyelesaikan Pertek, Sisanya termasuk Puskesmas Tanah Merah masih belum.

 

“Yang sudah mengurus Pertek ada 10 puskesmas. Tinggal 12, salah satunya Puskesmas Tanah Merah yang harus segera diproses,” ujar Siddik.

 

Ia menekankan, Pertek IPAL bukan sekadar urusan administrasi. Dokumen ini penting untuk memastikan limbah dari kegiatan pelayanan kesehatan tidak mencemari lingkungan.

 

“Kami mengawasi betul dampaknya ke masyarakat sekitar. Kalau limbah tidak diolah benar, bisa ke air tanah dan tanah,” tegasnya.

 

DLH juga rutin melakukan pengujian mutu air dan tanah di wilayah yang berpotensi terdampak. Karena itu Siddik meminta seluruh faskes tidak menunda pengurusan izin.

 

“Jangan dianggap enteng. Izin ini sifatnya wajib dan berlaku seterusnya. Untuk Kapus Tanah Merah, mohon segera ditindaklanjuti. Tinggal action dari puskesmasnya,” pungkasnya.

 

Peringatan juga disampaikan pihak kepolisian. Kanit Tipidsus Polres Bangkalan, IPDA Deky Pratama Jaya Kusuma, S.H., M.H. yang mewakili Kapolres Bangkalan hadir memberikan materi.

 

Ia mengingatkan seluruh pengelola faskes agar membuang limbah sesuai ketentuan perundang-undangan.

 

“Pengelolaan dan pembuangan limbah harus sesuai aturan. Apabila ada pelanggaran dan terpenuhi unsur pidananya, maka ada konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Deky.

 

Menurutnya, sanksi bukan tujuan utama. Penegakan hukum dilakukan agar lingkungan tetap lestari dan masyarakat terhindar dari pencemaran.

 

“Intinya kita jaga bersama. Jangan sampai karena kelalaian satu pihak, masyarakat luas yang dirugikan,” tegasnya.

 

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 22 puskesmas, klinik, dan rumah sakit se-Kabupaten Bangkalan.

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...
error: Content is protected !!