BASSRA Dan 45 Ulama Tolak Investasi di Bangkalan, HMI Bangkalan Ultimatum Jangan Ganggu Investasi Yang Bisa Membuka Jalan Kebangkitan Madura

Foto Dokumentasi Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan Kresna Bayu

 

HMI Cabang Bangkalan meminta seluruh elemen masyarakat melihat rencana investasi di Kawasan Industri Wiraraja Madura dengan perspektif yang lebih luas, bagi HMI investasi tersebut bukan sekadar urusan bangkalan, melainkan dapat menjadi momentum awal bagi kebangkitan ekonomi madura secara keseluruhan

Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan , Kresna Bayu menegaskan sudah saatnya madura keluar dari stigma sebagai daerah tertinggal dan mulai menunjukkan bahwa madura merupakan wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya, posisi strategis, serta potensi ekonomi yang sangat besar

Madura bukan daerah yang miskin potensi, madura adalah daerah emas yang selama ini belum sepenuhnya ditemukan dan dikembangkan potensinya, Karena itu ketika ada peluang investasi yang datang untuk membuka ruang pertumbuhan jangan justru kita ganggu dan kalau memang investasi itu untuk kebermanfaatan dan keberlanjutan madura ke depan, mari kita kawal bersama,” tegasnya.

Menurutnya, Bangkalan memiliki posisi strategis karena menjadi pintu gerbang madura dan memiliki kedekatan langsung dengan pusat ekonomi Surabaya karena itu, perkembangan industri di bangkalan harus dilihat sebagai peluang untuk membangun efek domino bagi kabupaten lain di madura

Hari ini bukan waktunya kita berpikir bangkalan versus daerah lain di madura, Ini waktunya kita berpikir madura, Kalau Bangkalan bisa menjadi pintu masuk investasi, maka kita berharap pintu itu juga terbuka bagi Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan seluruh Madura untuk tumbuh bersama,” ujarnya.

HMI menilai, perdebatan mengenai masa depan madura, termasuk cita-cita untuk memiliki kewenangan yang lebih luas dalam mengatur daerah sendiri, tidak harus dipertentangkan dengan masuknya investasi

Menurut HMI, perjuangan politik dan pembangunan ekonomi seharusnya dapat berjalan beriringan

Kalau kita ingin madura memiliki masa depan yang lebih baik, maka kita juga harus punya kekuatan ekonomi, Jangan sampai kita bicara tentang kemandirian daerah, tetapi ketika peluang ekonomi datang justru kita sendiri yang menutup pintunya,” katanya

Karena itu, HMI mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, pemerintah dan pelaku usaha, untuk bersama-sama mengawal investasi secara kritis dan konstruktif

Kita tetap menghormati ulama dan tokoh masyarakat, tetapi mari kita bergandengan tangan jangan alergi terhadap investasi, Jangan juga memberikan cek kosong kepada investor kawal, awasi, kritik kalau ada yang salah, tetapi jangan mengganggu ketika tujuannya memang untuk kebermanfaatan dan keberlanjutan madura,” tegasnya.

HMI juga memberikan catatan bahwa investasi tidak boleh berhenti pada pembangunan kawasan industri pemerintah harus memastikan masyarakat madura memperoleh manfaat nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kualitas SDM, transfer teknologi, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan lingkungan

Kita ingin industrinya datang, tetapi SDM madura juga harus siap, Jangan sampai investasinya datang pabriknya berdiri tetapi tenaga kerjanya dari luar semua itu bukan kebangkitan yang kita inginkan,” ujarnya.

HMI menilai, momentum investasi harus dijadikan kesempatan untuk membangun kepercayaan diri baru bagi masyarakat madura

Sudah waktunya kita mengubah cara pandang terhadap madura, madura bukan daerah tertinggal yang harus dikasihani, madura adalah daerah yang kaya, strategis, dan punya potensi besar, yang kita butuhkan sekarang adalah keberanian untuk membuka, mengelola, dan mengembangkan potensi itu,” katanya.

Ia menambahkan apabila investasi di Bangkalan berhasil dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin akan muncul efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi di seluruh madura

Jangan ganggu peluang yang bisa menjadi jalan bagi madura untuk maju kalau ada yang perlu diperbaiki, kita kritik kalau ada yang perlu diawasi, kita awasi, tetapi kalau investasi itu membawa manfaat, membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pintu bagi pertumbuhan madura, mari kita dukung dan kawal bersama,” pungkasnya

Bagi HMI Cabang Bangkalan, investasi bukan tujuan akhir melainkan salah satu pintu menuju kebangkitan

Madura tidak butuh dikasihani, Madura butuh kesempatan dan ketika kesempatan itu datang jangan kita sendiri yang menutup pintunya, tutup Kresna Bayu Ketum HMI Cabang Bangkalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...

Satlantas Polres Bangkalan Gerak Cepat Tangani dan Evakuasi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com– Satlantas Polres Bangkalan bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan ...

‎HKGB ke-74 di Pulau Santen, Bhayangkari Jatim Padukan Kepedulian Sosial dan Pelestarian Pesisir

Banyuwangi– Timesmerahputih.com | Kepedulian terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 ...
error: Content is protected !!