Foto Dokumentasi Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan Kresna Bayu
HMI Cabang Bangkalan meminta seluruh elemen masyarakat melihat rencana investasi di Kawasan Industri Wiraraja Madura dengan perspektif yang lebih luas, bagi HMI investasi tersebut bukan sekadar urusan bangkalan, melainkan dapat menjadi momentum awal bagi kebangkitan ekonomi madura secara keseluruhan
Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan , Kresna Bayu menegaskan sudah saatnya madura keluar dari stigma sebagai daerah tertinggal dan mulai menunjukkan bahwa madura merupakan wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya, posisi strategis, serta potensi ekonomi yang sangat besar
Madura bukan daerah yang miskin potensi, madura adalah daerah emas yang selama ini belum sepenuhnya ditemukan dan dikembangkan potensinya, Karena itu ketika ada peluang investasi yang datang untuk membuka ruang pertumbuhan jangan justru kita ganggu dan kalau memang investasi itu untuk kebermanfaatan dan keberlanjutan madura ke depan, mari kita kawal bersama,” tegasnya.
Menurutnya, Bangkalan memiliki posisi strategis karena menjadi pintu gerbang madura dan memiliki kedekatan langsung dengan pusat ekonomi Surabaya karena itu, perkembangan industri di bangkalan harus dilihat sebagai peluang untuk membangun efek domino bagi kabupaten lain di madura
Hari ini bukan waktunya kita berpikir bangkalan versus daerah lain di madura, Ini waktunya kita berpikir madura, Kalau Bangkalan bisa menjadi pintu masuk investasi, maka kita berharap pintu itu juga terbuka bagi Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan seluruh Madura untuk tumbuh bersama,” ujarnya.
HMI menilai, perdebatan mengenai masa depan madura, termasuk cita-cita untuk memiliki kewenangan yang lebih luas dalam mengatur daerah sendiri, tidak harus dipertentangkan dengan masuknya investasi
Menurut HMI, perjuangan politik dan pembangunan ekonomi seharusnya dapat berjalan beriringan
Kalau kita ingin madura memiliki masa depan yang lebih baik, maka kita juga harus punya kekuatan ekonomi, Jangan sampai kita bicara tentang kemandirian daerah, tetapi ketika peluang ekonomi datang justru kita sendiri yang menutup pintunya,” katanya
Karena itu, HMI mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, pemerintah dan pelaku usaha, untuk bersama-sama mengawal investasi secara kritis dan konstruktif
Kita tetap menghormati ulama dan tokoh masyarakat, tetapi mari kita bergandengan tangan jangan alergi terhadap investasi, Jangan juga memberikan cek kosong kepada investor kawal, awasi, kritik kalau ada yang salah, tetapi jangan mengganggu ketika tujuannya memang untuk kebermanfaatan dan keberlanjutan madura,” tegasnya.
HMI juga memberikan catatan bahwa investasi tidak boleh berhenti pada pembangunan kawasan industri pemerintah harus memastikan masyarakat madura memperoleh manfaat nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kualitas SDM, transfer teknologi, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan lingkungan
Kita ingin industrinya datang, tetapi SDM madura juga harus siap, Jangan sampai investasinya datang pabriknya berdiri tetapi tenaga kerjanya dari luar semua itu bukan kebangkitan yang kita inginkan,” ujarnya.
HMI menilai, momentum investasi harus dijadikan kesempatan untuk membangun kepercayaan diri baru bagi masyarakat madura
Sudah waktunya kita mengubah cara pandang terhadap madura, madura bukan daerah tertinggal yang harus dikasihani, madura adalah daerah yang kaya, strategis, dan punya potensi besar, yang kita butuhkan sekarang adalah keberanian untuk membuka, mengelola, dan mengembangkan potensi itu,” katanya.
Ia menambahkan apabila investasi di Bangkalan berhasil dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin akan muncul efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi di seluruh madura
Jangan ganggu peluang yang bisa menjadi jalan bagi madura untuk maju kalau ada yang perlu diperbaiki, kita kritik kalau ada yang perlu diawasi, kita awasi, tetapi kalau investasi itu membawa manfaat, membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pintu bagi pertumbuhan madura, mari kita dukung dan kawal bersama,” pungkasnya
Bagi HMI Cabang Bangkalan, investasi bukan tujuan akhir melainkan salah satu pintu menuju kebangkitan
Madura tidak butuh dikasihani, Madura butuh kesempatan dan ketika kesempatan itu datang jangan kita sendiri yang menutup pintunya, tutup Kresna Bayu Ketum HMI Cabang Bangkalan











