APBDes Digelapkan dari Mata Publik, MAKI Jatim Murka: Kepala Desa Gemurung Jangan Uji Kesabaran Hukum

SIDOARJO – Ketika anggaran desa disembunyikan dari rakyat, maka yang patut dicurigai bukan masyarakatnya, melainkan penguasanya. Itulah pesan keras yang dilontarkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur kepada Pemerintah Desa Gemurung, Kecamatan Gedangan, yang dinilai secara sadar menutup akses publik terhadap APBDes.

MAKI Jatim tanpa kompromi menjatuhkan vonis rapor merah. Bagi mereka, sikap Pemdes Gemurung bukan lagi kelalaian teknis, melainkan pembangkangan terang-terangan terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas yang menjadi fondasi pengelolaan dana desa.

Ketua Koordinator Wilayah MAKI Jatim, Heru Maki, dalam konferensi pers Senin (2/2/2026), meluapkan kemarahannya terhadap Kepala Desa Gemurung, H. Buwono Basyuni. Ia menegaskan bahwa menutup APBDes sama artinya membuka pintu kecurigaan publik selebar-lebarnya.

“Kalau APBDes disembunyikan, publik wajar bertanya: ada apa? Dana desa itu uang negara, uang rakyat. Bukan milik kepala desa. Begitu transparansi dimatikan, maka aroma KKN langsung menyengat,” tegas Heru.

Menurut MAKI Jatim, awal tahun 2026 adalah batas mutlak bagi seluruh desa untuk mempublikasikan laporan realisasi anggaran tahun 2025 mulai dari PADes, ADD, hingga Dana Desa dari APBN. Namun yang terjadi di Desa Gemurung justru sebaliknya: sunyi laporan, nihil penjelasan, dan minim tanggung jawab moral kepada warga.

“Ini bukan soal mau atau tidak mau. Ini wajib hukum. Mau dipasang baliho besar, papan pengumuman, atau media digital itu urusan desa. Tapi jika rakyat tidak tahu ke mana uangnya digunakan, itu pelanggaran serius,” tambahnya.

Heru menegaskan, tanpa keterbukaan anggaran, pengawasan masyarakat dilumpuhkan secara sistematis. Kondisi ini berbahaya karena membuka ruang manipulasi, mark-up, hingga penyalahgunaan dana desa yang selama ini menjadi sasaran empuk korupsi.

Tak hanya Pemdes Gemurung, MAKI Jatim juga menyoroti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sidoarjo. Heru menilai, pembiaran adalah bentuk kejahatan struktural yang tak bisa ditoleransi.

“Kalau DPMD diam, itu artinya ikut membiarkan. Kami minta ada teguran keras dan sanksi nyata. Catatan desa tidak patuh ini akan kami dorong sampai ke kementerian. Jangan anggap ini gertakan,” katanya.

MAKI Jatim memastikan akan terus mengawal kasus ini. Mereka menegaskan, satu rupiah dana desa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah pengkhianatan terhadap rakyat.

Kasus Desa Gemurung kini menjadi alarm keras bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Sidoarjo:
jangan bermain api dengan APBDes.
Sebab ketika transparansi diabaikan, hukum dan publik akan turun tangan. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!