Budayawan Muda OKU Timur, Bung Doni Rawat Keris Pusaka Naga Sepasang Demi Lestarikan Warisan Leluhur

OKU TIMUR – 3.maret.2026| Di saat sebagian generasi muda larut dalam gemerlap zaman digital, seorang budayawan muda dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur justru memilih menyusuri jejak leluhur. Ia adalah Bung Doni — sosok yang dengan penuh keteguhan merawat keris pusaka bermotif naga, simbol kejayaan dan martabat masa silam.

Di ruang sederhana miliknya, tersimpan keris pusaka naga sepasang yang bukan hanya berbilah baja dan Kuningan, tetapi mengandung sejarah panjang, nilai spiritual, dan filosofi kehidupan. Ukiran naga yang meliuk tajam seakan menjadi perlambang kekuatan, kewibawaan, sekaligus penjaga kehormatan.

“Ini bukan sekadar benda. Ini warisan jiwa. Kalau pusaka hilang, sejarah ikut terkubur,” ujar Bung Doni dengan tatapan tegas.

Dalam sejarah Nusantara, keris bukan hanya senjata, melainkan identitas peradaban. Bahkan dunia mengakui keagungannya ketika UNESCO menetapkan keris Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2005. Namun bagi Bung Doni, pengakuan internasional saja tidak cukup tanpa kepedulian nyata dari generasi penerus.

Ia menilai, ancaman terbesar terhadap budaya bukanlah perampasan, melainkan kelalaian dan ketidakpedulian. Banyak benda pusaka yang terabaikan, bahkan berpindah tangan tanpa memahami makna di baliknya.

“Budaya kita bisa musnah bukan karena dihancurkan, tapi karena kita sendiri berhenti menjaganya,” tegasnya.

Bung Doni kini aktif mengajak anak muda di OKU Timur untuk kembali mengenal akar tradisi. Ia percaya, menjaga keris pusaka naga sepasang bukan hanya merawat logam tua, tetapi menjaga marwah dan harga diri leluhur.

Di tengah perubahan zaman, langkah Bung Doni menjadi nyala kecil yang menolak padam — sebuah perlawanan sunyi demi memastikan warisan sejarah tetap hidup, bukan sekadar cerita yang terlupakan.

Ind16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...
error: Content is protected !!