BANGKALAN || timesmerahputih.com— Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim memimpin peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026. Kegiatan digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (31/08/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Pencegahan stunting dan penguatan peran keluarga menjadi fokus utama dalam kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda, OPD, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bangkalan, serta ratusan kader PKK.
Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menegaskan pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Keluarga disebut sebagai lingkungan pertama dalam tumbuh kembang anak.
“Pencegahan stunting adalah tanggung jawab kita bersama untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045. Penyebab stunting tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi keluarga, tetapi juga bagaimana orang tua memperhatikan kebutuhan gizi anak,” tegasnya.
Ia meminta TP PKK di seluruh tingkatan terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program. Keberlanjutan program dan dorongan ketahanan pangan yang dimulai dari lingkungan keluarga juga menjadi perhatian.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim mengingatkan kader PKK memiliki peran strategis ditengah masyarakat.
“Kader PKK bukan hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan para kader harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader hadir melalui kerja nyata di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 juga diisi penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bangkalan dan Lomba Taman Aku Hatinya PKK antar-kecamatan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dengan kader PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Azis).











