BANGKALAN || timesmerahputih.com— Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan menyiapkan program besar di tahun 2026. Program ini mencakup penataan drainase, trotoar, hingga penertiban kabel udara di pusat kota.
Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, ST., MT mengatakan, program ini bertujuan menjadikan Kota Bangkalan lebih tertib, aman, dan nyaman.
“Mencakup 3 hal tersebut, estetika kota, keamanan dan antisipasi bencana. Dengan adanya pemindahan tersebut diharapkan pemasangan kabel dapat lebih tertib dan tertata dengan baik kedepannya,” ujarnya, Senin (11/0802026).
Selama ini kabel udara yang semrawut di tiang listrik yang berlokasi di sepanjang Jl.KH. Moh. Kholil kerap dikeluhkan warga karena mengganggu pemandangan dan rawan saat cuaca ekstrem.
Kemudian Rizal menjelaskan, pemindahan kabel di sepanjang ruas kurang lebih 1000 meter ini merupakan bagian dari proyek besar penataan pedestrian.Satu paket Drainase, Trotoar Ramah Disabilitas dan Kabel bawah tanah.
“Untuk penataan di Jl. KH. Moh. Kholil sisi timur, start dari Momoyo sepanjang kurang lebih 1 km ke arah selatan. Tahun 2026 ini pada Dinas PUPR ada kegiatan peningkatan saluran drainase perkotaan meliputi penggantian saluran eksisting dengan saluran pracetak Uditch dengan dimensi yang lebih besar, sekaligus penataan pedestrian jalan dengan trotoar yang lebih ramah pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Pemindahan kabel udara ke bawah tanah adalah salah satu bagian dari kegiatan penataan pedestrian dimaksud,” jelasnya.
Beliau juga menerangkan, Tidak semua kabel udara akan ditanam. Mengingat keterbatasan lahan, prioritas diberikan pada kabel milik provider.
“Tidak. Dengan keterbatasan lahan, yang dapat dilakukan penataan yaitu kabel udara telekomunikasi dan provider internet. Untuk kabel listrik PLN belum masuk tahap penataan tahun ini” terangnya.
Jadwal pelaksanaan Pekerjaan fisik di lapangan ditargetkan mulai Agustus dan selesai akhir tahun dengan mengalokasikan anggaran APBD tahun 2026 yang cukup besar.
“Target kami bulan Agustus sampai dengan Desember 2026, dengan anggaran Rp4,6 Miliar. Murni dari dana APBD tahun anggaran 2026 ini ,” ungkap Rizal.
Dengan adanya program ini, Dinas PUPR berharap wajah Kota Bangkalan semakin rapi dan ramah bagi seluruh warga, termasuk pejalan kaki dan penyandang disabilitas.
(Azis).











