DPP GWI Siap Bawa Dugaan “Mafia” BBM Subsidi ke Polda Bali, Soroti Pola Pengisian Tak Wajar di SPBU Renon

Denpasar –Times Merah putih.com//Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Wartawan Indonesia (DPP GWI) memastikan akan melaporkan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU No. 54.801.42, Jalan Tukad Yeh Aya No. 32, Renon, Denpasar Barat, Bali, ke Kepolisian Daerah Bali pada Senin (1/3/2026).

Langkah hukum ini ditempuh setelah tim Intelijen & Investigasi DPP GWI mengaku menemukan pola pengisian BBM yang dinilai tidak lazim dan berpotensi melanggar aturan distribusi subsidi energi.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 23 Februari 2026 sekitar pukul 12.11 WIB. Ketua Tim Intelijen & Investigasi DPP GWI, Rasyidi, CPM, CLOP (Didik Castielo), bersama Wartikno dan Sofyan dari Bidang Lembaga & Hubungan Luar Negeri DPP GWI, turun langsung melakukan pemantauan di lokasi.

Pola Pengisian Dinilai Janggal

Dalam investigasi lapangan, tim mencatat sejumlah temuan:
Pengisian BBM Pertalite sebesar Rp500.000 dilakukan hingga tiga kali berturut-turut (total Rp1.500.000).

Proses berlangsung dalam rentang waktu singkat.
Kendaraan disebut tidak benar-benar meninggalkan area SPBU, hanya berputar lalu kembali antre.

Diduga terdapat tangki modifikasi berkapasitas besar, diperkirakan 1.000–1.500 liter.

Sopir kendaraan disebut menyampaikan bahwa pemilik mobil diduga seorang oknum anggota Polri.

DPP GWI menilai pola tersebut patut diduga sebagai modus penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.

“Jika benar ada tangki modifikasi dan pengisian berulang dalam waktu singkat, ini bukan sekadar pelanggaran teknis, melainkan berpotensi masuk kategori praktik ilegal yang merugikan masyarakat,” ujar Didik.

Namun demikian, DPP GWI menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus diuji melalui proses hukum dan pembuktian resmi oleh aparat penegak hukum.

Somasi Diabaikan, Laporan Ditempuh
Pada 24 Februari 2026, DPP GWI telah melayangkan somasi atau peringatan hukum kepada pihak SPBU dengan tenggat 2 x 24 jam. Hingga batas waktu yang ditentukan, menurut DPP GWI, tidak ada klarifikasi maupun respons resmi dari pengelola SPBU.

Atas dasar itu, laporan resmi akan diajukan ke Kepolisian Daerah Bali dan ditembuskan ke sejumlah pihak, antara lain:

PT Pertamina (Persero)
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi
PT Pertamina Patra Niaga

Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia
Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Bali
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali

DPP GWI juga mempertanyakan efektivitas sistem digitalisasi dan pengawasan distribusi BBM subsidi.

“Jika sistem pencatatan digital dan CCTV real time berjalan optimal, seharusnya pola transaksi yang mencurigakan dapat terdeteksi lebih dini,” tegas Didik.

Desakan Audit Lapangan

Selain mendorong penyelidikan kepolisian, DPP GWI mendesak PT Pertamina (Persero) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi untuk tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi melakukan audit dan pengecekan langsung di lapangan.

Menurut DPP GWI, distribusi BBM subsidi menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Setiap dugaan penyimpangan harus ditangani secara transparan dan profesional agar tidak mencederai rasa keadilan publik.

“Subsidi itu hak rakyat kecil. Jika ada pihak-pihak yang mencoba bermain di dalamnya, negara tidak boleh kalah. Kami akan kawal sampai tuntas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait atas dugaan tersebut.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!