Empat Kali Beraksi, Dua Pencuri Besi di Area Eks Pabrik Kertas Basuki Rahmat Diringkus Polisi

BANYUWANGI – Times Merah putih.com// Aksi pencurian besi bekas di kawasan eks Pabrik Kertas Basuki Rahmat akhirnya terhenti. Dua pria yang diduga menjadi eksekutor pengambilan material besi tak dapat lagi berkutik setelah diringkus jajaran Polsek Banyuwangi, Kamis malam (19/2/2026).

Penangkapan ini menjadi sinyal tegas bahwa area pabrik yang kini berada dalam pengawasan Kejaksaan Negeri Banyuwangi bukanlah ruang bebas untuk dijarah.

Kapolresta Banyuwangi melalui Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi, Ipda Restu Yan Suryo Utomo, S.H., mengungkapkan kedua pelaku masing-masing berinisial J (30) dan T (33), warga Banyuwangi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keduanya telah beraksi sedikitnya empat kali dalam kurun waktu sekitar satu bulan.

“Modusnya mengambil besi bekas yang berada di dalam area pabrik. Dari pengakuan sementara, mereka sudah empat kali melakukan pencurian,” ujar Ipda Restu, Jumat (20/2/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengambilan material di lokasi tersebut. Unit Reskrim Polsek Banyuwangi kemudian melakukan pemetaan dan penyelidikan tertutup sebelum akhirnya bergerak cepat melakukan penangkapan.

Pelaku J lebih dulu diamankan di kediamannya. Tak butuh waktu lama, polisi kemudian membekuk T di wilayah Kecamatan Kalipuro. Dari tangan J, petugas menyita barang bukti berupa mesin gerinda yang diduga digunakan untuk memotong besi hasil curian agar mudah diangkut.

Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan penadah yang menerima besi hasil curian tersebut. Aparat juga mengingatkan bahwa segala bentuk pengambilan aset di lokasi yang tengah dalam proses pengawasan hukum tetap merupakan tindak pidana.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa celah sekecil apa pun dalam pengawasan aset negara atau aset yang sedang berproses hukum dapat dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Namun, respons cepat aparat dan peran aktif masyarakat kembali membuktikan bahwa ruang gerak pelaku kejahatan kian sempit di Banyuwangi.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

KEPALA BNN RI RAIH PENGHARGAAN TOKOH ANTI NARKOBA 2026

Jakarta -Times Merah putih.com//Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, meraih penghargaan sebagai Tokoh Anti Narkoba 2026 dalam ajang Appreciation Night ...

Unit Tipikor Polres Bangkalan dan Inspektorat Dikabarkan Turun ke Lokasi Dugaan Kasus PIP SMP Ujung Baru

BANGKALAN || timesmerahputih.co— Penanganan dugaan penyimpangan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMP Pelayaran Ujung Baru, Desa Baengas, Kecamatan Labang, ...

KASIHUMAS POLRES BANGKALAN UNGKAP KRONOLOGI PENANGKAPAN PELAKU CURANMOR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Unit Reskrim Polsek Blega Polres Bangkalan berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua ...

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...
error: Content is protected !!