Fun Padel Community, Dari Lapangan Padel ke Jalanan Ramadan Menebar Berkah

Surabaya, 11 Maret 2026 – Demam olahraga padel kini mulai menjalar ke berbagai kota besar di Indonesia. Di Surabaya, tren tersebut tidak hanya menjadi ruang berkeringat dan bersaing di lapangan, tetapi juga berkembang menjadi gerakan sosial yang sarat makna.

Hal itu terlihat dari lahirnya Fun Padel Community, sebuah komunitas padel baru di Kota Pahlawan yang memulai langkahnya dengan cara berbeda. Alih-alih sekadar bermain, komunitas ini memadukan olahraga dengan aksi berbagi kepada masyarakat.

Dalam kegiatan perdananya, komunitas tersebut menggelar agenda bertajuk Fun Padel Charity di kawasan Citraland Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum pembuka bagi komunitas yang masih sangat muda tersebut, sekaligus menegaskan komitmen mereka bahwa olahraga dapat menjadi medium untuk memperkuat solidaritas sosial.

Seluruh kontribusi yang dihimpun dari para peserta dalam kegiatan ini dialokasikan sepenuhnya untuk kegiatan amal. Tidak ada potongan biaya apa pun. Bahkan penggunaan lapangan padel disediakan secara cuma-cuma sehingga setiap donasi yang terkumpul dapat dimaksimalkan untuk membantu masyarakat.

Dana yang terkumpul rencananya digunakan untuk menyiapkan paket takjil yang akan dibagikan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa pada Kamis (12/3). Jumlah paket yang dibagikan menyesuaikan dengan total donasi yang berhasil dihimpun dari kegiatan tersebut.

Di balik lahirnya komunitas ini terdapat sosok Bella Queen, yang memiliki nama asli Nabila Septiani. Ia menjadi penggagas berdirinya Fun Padel Community sekaligus motor di balik konsep olahraga yang dipadukan dengan aksi sosial ini.

Menurut Bella, sejak awal kegiatan ini memang tidak dirancang sebagai acara olahraga biasa. Komunitas ini ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.

“Semua teman-teman yang mendukung dan berpartisipasi dalam acara ini sangat kami apresiasi. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan antarumat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Nella yang turut memberikan dukungan besar dalam terselenggaranya kegiatan di lapangan padel kawasan Citraland.

Bagi Bella, kegiatan berbagi takjil bukan sekadar bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman spiritual dan sosial bagi para peserta yang terlibat.

“Berkahnya bukan hanya untuk yang menerima, tetapi juga untuk semua yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Fun Padel Community sendiri terbilang sangat baru. Komunitas ini resmi berdiri pada 22 Februari 2026 dan hingga kini jumlah anggotanya masih belum mencapai 20 orang. Meski demikian, semangat para pendiri dan anggota untuk membangun komunitas yang positif terlihat begitu kuat.

Kegiatan Fun Padel Charity ini sekaligus menjadi penanda pembukaan resmi komunitas tersebut.

Sebagian besar anggota berasal dari Surabaya, meskipun minat dari luar kota mulai bermunculan. Bella berharap ke depan komunitas ini dapat berkembang lebih luas dan menarik partisipasi dari berbagai daerah.

Lokasi kegiatan di kawasan Citraland dinilai cukup strategis karena mudah dijangkau oleh berbagai kalangan yang ingin mencoba olahraga padel.

Bella menegaskan bahwa tujuan utama komunitas ini adalah menciptakan ruang belajar bersama bagi para pecinta padel, khususnya bagi mereka yang masih berada pada tahap pemula.

Menariknya, sebagian besar anggota komunitas saat ini justru masih berada pada tahap dasar dalam bermain padel. Namun hal tersebut tidak dianggap sebagai kekurangan, melainkan menjadi semangat untuk membangun ruang belajar yang inklusif.

“Kalau hanya yang sudah mahir saja yang boleh bermain, maka pemula akan sulit untuk mulai belajar. Karena itu kami ingin komunitas ini terbuka untuk siapa saja,” jelasnya.

Dalam kegiatan perdana tersebut bahkan tidak ada pelatih khusus yang ditunjuk. Para peserta saling belajar satu sama lain, bertukar pengalaman, dan menikmati permainan dalam suasana santai.

Bagi Bella, yang terpenting bukanlah siapa yang paling hebat di lapangan, melainkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.

Sebagai komunitas yang masih dalam tahap berkembang, ia menyadari perjalanan mereka masih panjang. Namun optimisme tetap terjaga karena komunitas ini lahir dari semangat positif untuk menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus manfaat bagi masyarakat.

Ia pun berharap langkah kecil ini dapat menginspirasi komunitas olahraga lain untuk menghadirkan kegiatan sosial yang lebih besar.

“Semoga nanti semakin banyak komunitas olahraga yang membuat kegiatan amal yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Ke depan, Fun Padel Community berencana menggelar kegiatan olahraga rutin setidaknya satu kali setiap pekan. Sementara kegiatan sosial seperti charity diharapkan dapat dilakukan secara berkala, minimal satu kali dalam sebulan.

Saat ini komunitas tersebut masih bergerak secara sederhana melalui grup komunikasi daring. Namun dalam waktu dekat mereka juga berencana membuat akun media sosial sebagai sarana informasi sekaligus mengajak masyarakat terlibat dalam kegiatan positif.

Tujuannya bukan sekadar menambah anggota, melainkan membuka ruang bagi lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan aksi kemanusiaan.

“Setiap anggota berkewajiban berkontribusi, dan hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat melalui pembagian takjil bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa,” kata Bella.

Bagi komunitas kecil ini, keberhasilan kegiatan perdana tersebut menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya soal kompetisi. Di tangan orang-orang yang memiliki kepedulian, lapangan olahraga juga dapat menjadi jembatan untuk menumbuhkan solidaritas.

Di bulan Ramadan yang penuh berkah, ayunan raket padel di Surabaya bukan sekadar permainan. Ia menjadi simbol persaudaraan dan cara sederhana untuk menebarkan kebaikan di tengah masyarakat. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global

Depok - Timesmerahputih.com |  Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati ...

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

TANJUNG PERAK - Media Indonesia Times | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, ...

MAKI Jatim Ultimatum Keras: Mobil Dinas untuk Pribadi Akan Kami Sikat!

TIMES MERAH PUTIH// Surabaya - Heru MAKI, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur berikan himbauan keras untuk ...

JOKER LAW, KOLABORASI KREATIF BERSAMA AYU SYIFA ZARA SIAP WARNAI INDUSTRI MUSIK 2026

Surabaya - Suasana pagi yang cerah di Kebun Bibit Wonorejo pada 12 April 2026 berubah menjadi pusat aktivitas kreatif yang ...

Dikukuhkan Khidmat, Pemuda Katolik Banyuwangi Teguhkan Peran di Tengah Keberagaman

BANYUWANGI, TIMES MERAH PUTIH// Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Banyuwangi periode 2025–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung ...

Michael Edy Hariyanto Pimpin Technical Meeting Piala PSSI, Tegaskan Komitmen Pembinaan Sepak Bola Banyuwangi

Banyuwangi – Ketua PSSI sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, memimpin langsung jalannya technical meeting (TM) Piala ...
error: Content is protected !!