Harganas Ke-33, Kalapas Banyuwangi Ketuk Hati Warga Binaan untuk Tetap Jadi Figur Ayah yang Hebat

BANYUWANGI – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi berlangsung dengan khidmat sekaligus penuh keharuan. Mengambil tempat di Lapangan Blok Griya Blambangan, upacara peringatan yang diikuti oleh jajaran petugas dan perwakilan warga binaan ini menjadi momentum refleksi mendalam mengenai pentingnya ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

Dalam upacara tersebut, Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Melalui amanat tersebut, ditekankan bahwa keluarga merupakan hulu dari semua kebijakan publik dan kesuksesan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari Keluarga Nasional bukan sekadar baris tanggal di kalender tahunan yang kita peringati dengan berbagai seremonial. Lebih dari itu, hari ini adalah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali ke dalam rumah kita masing-masing,” ujar Solichin saat membacakan amanat menteri, Senin (29/6).

Amanat tersebut juga menyoroti era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang membawa disrupsi teknologi digital ke ruang-ruang keluarga melalui gawai, hingga memicu berbagai patologi sosial seperti kenakalan remaja, narkoba, dan kekerasan. Salah satu poin krusial yang digarisbawahi adalah ancaman fenomena ‘fatherless country’, di mana sosok ayah absen secara psikologis dan spiritual dalam pengasuhan anak.

Merespons pesan mendalam tersebut, Kalapas Banyuwangi Solichin secara khusus mengetuk hati para warga binaan yang sebagian besar merupakan kepala keluarga. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik di dalam Lapas bukan menjadi alasan untuk memutus kedekatan emosional dengan anak dan istri di rumah.

“Saya ingin mengetuk hati saudara-saudara sekalian. Berada di sini (Lapas) adalah ruang bagi kita untuk mengoreksi diri. Secara fisik, kalian memang terpisah jarak, namun secara psikologis dan spiritual, jangan pernah absen dari kehidupan anak-anakmu. Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh tanpa figur ayah,” tegas Solichin di hadapan para warga binaan.

Solichin menambahkan, program pembinaan yang diberikan di Lapas Banyuwangi baik pembinaan kepribadian berbasis keagamaan maupun pelatihan kemandirian merupakan modal utama bagi warga binaan untuk bertransformasi. Ia berharap, setelah menyelesaikan masa pidana, warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai sosok ayah yang bertanggung jawab dan mampu menjadi benteng pelindung bagi keluarganya.

“Gunakan sisa waktu di sini untuk belajar, memperbaiki ibadah, dan mengasah keterampilan. Ketika bebas nanti, buktikan kepada anak dan istri bahwa kalian telah berubah menjadi figur ayah yang hebat, yang siap menafkahi dengan cara yang halal dan siap menuntun mereka menghadapi kerasnya tantangan zaman,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

KEPALA BNN RI RAIH PENGHARGAAN TOKOH ANTI NARKOBA 2026

Jakarta -Times Merah putih.com//Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, meraih penghargaan sebagai Tokoh Anti Narkoba 2026 dalam ajang Appreciation Night ...

Unit Tipikor Polres Bangkalan dan Inspektorat Dikabarkan Turun ke Lokasi Dugaan Kasus PIP SMP Ujung Baru

BANGKALAN || timesmerahputih.co— Penanganan dugaan penyimpangan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMP Pelayaran Ujung Baru, Desa Baengas, Kecamatan Labang, ...

KASIHUMAS POLRES BANGKALAN UNGKAP KRONOLOGI PENANGKAPAN PELAKU CURANMOR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Unit Reskrim Polsek Blega Polres Bangkalan berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua ...

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...
error: Content is protected !!