Hari Kedua Penelusuran, Agus Flores Klaim Temukan 10 Tambang Ilegal di Jawa Timur

JAWA TIMUR — Ketua Umum PWFRN Counter Polri, Agus Flores, kembali mengungkap dugaan maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah Jawa Timur. Dalam pernyataannya pada hari kedua penelusuran lapangan, ia menyebut sedikitnya 10 titik tambang ilegal masih beroperasi dan diduga mendapat perlindungan dari oknum tertentu.

Agus menyampaikan bahwa informasi tersebut diperoleh dari jaringan wartawan di Surabaya serta hasil penelusuran langsung di sejumlah daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal isu ini hingga tuntas sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum yang tegas di sektor pertambangan.

“Pada hari kedua ini, kami kembali mendapatkan data adanya 10 lokasi tambang ilegal yang masih aktif beroperasi di Jawa Timur. Dugaan adanya pihak-pihak kuat yang membekingi aktivitas tersebut juga menjadi perhatian serius,” ujarnya. Selasa, (14/04/2026).

Adapun sejumlah lokasi yang disebutkan meliputi:

Dukuh Kletak, Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan

Desa Plosorejo, Dusun Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan

Dusun Punggul, Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto

Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek

Desa Bulaan dan Desa Sergang, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep

Dusun Kwangen, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto

Kates, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung

Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan

Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban

Wilayah Kecamatan Tambakboyo hingga Bancar, Kabupaten Tuban

Lebih lanjut, Agus menyatakan bahwa laporan ini juga akan diteruskan kepada jajaran penegak hukum di tingkat pusat, mulai dari Bareskrim Polri hingga Polda Jawa Timur. Ia berharap aparat dapat segera melakukan verifikasi dan penindakan terhadap aktivitas tambang yang tidak memiliki izin resmi.

Menurutnya, langkah tegas aparat penegak hukum sangat diperlukan guna menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah kerugian negara akibat praktik pertambangan ilegal.

“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri yang menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelaku tambang ilegal,” tegasnya.

Agus juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah pusat dalam penertiban sektor sumber daya alam, serta menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menyampaikan informasi kepada publik.
Kasus dugaan tambang ilegal ini diharapkan menjadi perhatian serius seluruh pihak, mengingat dampaknya yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran ...

Kadin Jatim Golf Tournament 2026: Sinergi Pelaku Ekonomi dan Pembuktian Pegolf Terbaik

SURABAYA, 13 September 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar "Kadin Jatim Golf Tournament 2026" di ...

4 SISWA SMPN 1 BANGKALAN LOLOS OMI 2026 TINGKAT PROVINSI, KEPSEK: BUKTI KERJA KERAS DAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Sebanyak empat siswa berhasil lolos ke tahap ...

Dua Siswa SMPN 1 Bangkalan Raih Juara 1 dan 2 OMI 2026 Bidang IPS Tingkat Kabupaten, Siap Melaju ke Provinsi

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi UPTD SMPN 1 Bangkalan. Dalam ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu ...

SMADA Tekuk SMA 10 Surabaya 51–15 di DBL Arena

SURABAYA — SMA 2 Surabaya mengalahkan SMA 10 Surabaya dengan skor 51–15 pada laga Round 2 Honda DBL with Kopi ...

FKPB UPDATE GELAR DISKUSI PENDIDIKAN, BAHAS MASA DEPAN SEKOLAH DI KABUPATEN BANGKALAN

BANGKALAN || timesmerahputih - Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) bersama media dan komunitas Tanah Merah Update akan menggelar diskusi publik ...
error: Content is protected !!