BANGKALAN || timesmerahputih.com– Prestasi membanggakan ditorehkan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan. Melalui inovasi KARNA PITALOKA, DP2KP berhasil meraih Juara I dalam ajang Bangkalan Kreatif, Inovatif & Teknologi BRAVO Award 2026 kategori Inovasi Perangkat Daerah Non Digital.
Penghargaan ini ditetapkan pada 15 Juli 2026. KARNA PITALOKA merupakan singkatan dari Program Pendataan Petani & Lahan Pertanian Berbasis Digital.
Inovasi ini fokus pada Kebijakan Alih Peran Pemetaan Petak Sawah & Identifikasinya Sebagai Salah Satu Strategi Perbaikan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi* oleh DP2KP Kabupaten Bangkalan.
CHK Karyadinata selaku Kepala DP2KP Kabupaten Bangkalan menyampaikan apresiasi atas raihan ini. Menurutnya, KARNA PITALOKA hadir untuk menjawab kebutuhan data pertanian yang akurat dan terkini.
“Kami ingin memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran. Dengan pemetaan petak sawah dan pendataan petani secara digital, kebijakan yang kita ambil bisa lebih presisi dan berdampak langsung ke petani,” ujar CHK Karyadinata.
Menurutnya inovasi ini memiliki 4 dampak nyata untuk petani , sebagai berikut, Penyerapan tenaga kerja terbesar, Meningkatkan daya beli masyarakat, Menurunkan ketimpangan ekonomi dan Menjaga stabilitas keamanan wilayah
“Program ini juga didukung aplikasi LahanTani hasil kolaborasi dengan Pupuk Indonesia Holding Company. Dengan sistem ini diharapkan terwujud 4 pilar: Data Presisi, Kebijakan Berkualitas, Kolaborasi Pentahelix, dan Pertanian Berkelanjutan.”ujar CHK Karyadinata.
Keberhasilan DP2KP Bangkalan ini diharapkan menjadi motivasi bagi OPD lain untuk terus melahirkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Bangkalan.
(Azis).











