Jalan Utama Kertosari Rusak Parah, Warga Tanami Lubang dengan Tanaman sebagai Bentuk Protes

Banyuwangi – Times merah putih.com//Pemandangan tak biasa terlihat di tengah Kota Banyuwangi, tepatnya di wilayah Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Sejumlah lubang besar yang menganga di badan jalan justru ditanami tanaman oleh warga. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus peringatan agar para pengguna jalan lebih berhati-hati.

Ironisnya, jalan yang rusak tersebut merupakan salah satu akses utama di Kelurahan Kertosari. Jalur itu menghubungkan permukiman warga, Puskesmas Kertosari, hingga kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Buyukan Kertosari. Setiap hari, jalan tersebut dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk kendaraan pelayanan masyarakat.

Pantauan di lokasi, terdapat beberapa titik lubang cukup dalam yang tersebar di sepanjang ruas jalan. Saat hujan turun, lubang-lubang itu tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Salah satu warga, Abdul Ghani, menegaskan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan.

“Jalan ini rusaknya sudah lama. Lubangnya makin hari makin dalam. Kalau malam hari sangat berbahaya karena tidak kelihatan jelas,” ujarnya.

Menurutnya, warga terpaksa menanami lubang dengan tanaman seadanya sebagai tanda agar pengendara mengurangi kecepatan. Langkah tersebut juga menjadi simbol kekecewaan warga atas belum adanya penanganan serius dari pihak terkait.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Ganda. Ia mengaku heran karena jalan tersebut berada di kawasan perkotaan dan menjadi akses vital masyarakat.

“Padahal ini jalan utama kelurahan. Bahkan sering dilewati Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi karena rumahnya juga di Kertosari. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas. Mereka khawatir, jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin akan ada korban akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang.

“Kami hanya ingin jalan ini segera diperbaiki. Jangan sampai harus ada korban dulu baru diperhatikan,” tambah Abdul Ghani.

Masyarakat Kertosari berharap perhatian serius dari pemerintah agar akses utama yang menunjang aktivitas warga, pelayanan kesehatan, serta mobilitas umum itu kembali layak dan aman digunakan. Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu kepastian waktu perbaikan dari instansi terkait.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...
error: Content is protected !!