Banyuwangi – Keberhasilan pengungkapan dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi yang dilakukan Satreskrim Polresta Banyuwangi tak lepas dari peran kepemimpinan Kasatreskrim Lanang Teguh Pambudi. Di balik operasi tersebut, strategi dan soliditas tim menjadi faktor utama.
Penghargaan dari Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto melalui Direskrimsus Roy Sihombing menjadi pengakuan atas kinerja jajaran Satreskrim di bawah komando Lanang.
Kapolresta Banyuwangi Rofiq Ripto Himawan menilai, keberhasilan ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang mampu menggerakkan tim secara efektif dalam menangani kasus yang berdampak luas bagi masyarakat.
Lanang sendiri menegaskan, pendekatan yang dilakukan bukan sekadar penindakan, tetapi juga memastikan proses berjalan sesuai prosedur dan berbasis data di lapangan.
“Setiap langkah kami lakukan secara terukur, mulai dari pengumpulan informasi hingga penindakan. Ini bagian dari komitmen kami dalam penegakan hukum,” ujarnya.
Di bawah arahannya, Satreskrim disebut mampu bekerja cepat namun tetap presisi dalam mengungkap jaringan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.
Meski demikian, Lanang tetap menekankan pentingnya kerja tim dalam setiap capaian yang diraih.
“Ini hasil kerja bersama. Saya hanya memastikan semua berjalan sesuai peran masing-masing,” katanya.
Ke depan, ia memastikan akan terus memperkuat langkah penegakan hukum terhadap praktik penyimpangan distribusi barang bersubsidi, sekaligus membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan.
Dengan capaian tersebut, nama Kasatreskrim Polresta Banyuwangi semakin diperhitungkan dalam upaya pemberantasan kejahatan yang merugikan masyarakat, khususnya di sektor energi bersubsidi. (**)











