Ketegangan di Marina Boom: Pekerja Sound System Diduga Jadi Korban Kekerasan

Banyuwangi —Times Merah putih.com//Ketegangan memuncak di kawasan Marina Boom. Sebuah peristiwa yang bermula dari hal sepele suara sound system berujung pada dugaan penganiayaan yang kini dilaporkan ke pihak kepolisian. Minggu, (29/03/2026)

Menurut keterangan Pengacara Rozzak, insiden terjadi saat kliennya yang menyewakan perangkat sound system tengah menjalankan aktivitas seperti biasa. Suara yang dihasilkan, menurutnya, masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu karena jarak yang cukup jauh. Namun situasi berubah drastis ketika sekelompok pihak tiba-tiba datang, mencabut peralatan secara paksa, dan diduga melakukan tindakan kekerasan.

“Ini bukan sekadar soal kebisingan. Ini sudah masuk pada tindakan penganiayaan dan perampasan hak mencari nafkah,” tegas Rozzak.

Peristiwa tersebut sontak memicu keresahan. Para pekerja yang hanya berupaya mencari penghidupan justru harus menghadapi tindakan yang dinilai arogan. Bahkan, dalam pernyataannya, Rozzak menyinggung adanya indikasi tindakan semena-mena yang ia sebut sebagai bentuk “penindasan gaya baru” terhadap masyarakat kecil.

Hari ini, laporan resmi telah dilayangkan ke Polresta setempat. Pihak korban berharap kehadiran aparat penegak hukum mampu memberikan rasa aman dan keadilan yang nyata.

“Kami datang sebagai warga negara yang percaya hukum. Kami meminta perlindungan dan kepastian hukum. Jangan sampai masyarakat kecil kehilangan kepercayaan,” lanjutnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan, tidak hanya karena dugaan kekerasannya, tetapi juga menyangkut harapan publik terhadap tegaknya hukum yang adil dan tidak pandang bulu.

Di tengah hiruk-pikuk Marina Boom yang biasanya menjadi ruang rekreasi, kini terselip pertanyaan besar: akankah keadilan benar-benar berdiri tegak bagi mereka yang lemah? Ataukah suara mereka akan tenggelam, seperti gema sound system yang dipaksa bungkam

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

FKPB Desak Pemerintah Pusat Turun Langsung Ke Petani Tembakau di Madura, Kalau di Perlukan Buatkan Otonomi Khusus Tembakau di Madura 

BANGKALAN || timesmerahputih.com-Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) mendesak Pemerintah Pusat untuk turun tangan dan hadir secara komprehensif dalam menata ekosistem ...

KEPALA BNN RI RAIH PENGHARGAAN TOKOH ANTI NARKOBA 2026

Jakarta -Times Merah putih.com//Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, meraih penghargaan sebagai Tokoh Anti Narkoba 2026 dalam ajang Appreciation Night ...

Unit Tipikor Polres Bangkalan dan Inspektorat Dikabarkan Turun ke Lokasi Dugaan Kasus PIP SMP Ujung Baru

BANGKALAN || timesmerahputih.co— Penanganan dugaan penyimpangan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMP Pelayaran Ujung Baru, Desa Baengas, Kecamatan Labang, ...

KASIHUMAS POLRES BANGKALAN UNGKAP KRONOLOGI PENANGKAPAN PELAKU CURANMOR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Unit Reskrim Polsek Blega Polres Bangkalan berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua ...

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...
error: Content is protected !!