Ketua PW-FRN DPC Banyuwangi Angkat Bicara: Ada Apa di Balik “Hilangnya” Gas Melon Jelang Idulfitri?

BANYUWANGI – Times merah putih.com//Menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat tajam, justru terjadi fenomena yang memicu tanda tanya besar: gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” mendadak langka di pasaran.

Ketua DPC Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara Counter Polri Banyuwangi, Agus Samiaji, secara tegas mempertanyakan kondisi tersebut. Ia menilai kelangkaan ini bukan sekadar persoalan distribusi biasa, melainkan ada indikasi yang perlu diusut lebih dalam.

“Ini bukan hal sepele. Menjelang Idulfitri, kebutuhan masyarakat meningkat drastis. Tapi kenapa justru gas melon seakan hilang dari peredaran? Ada apa di balik semua ini?” tegas Agus.

Menurutnya, masyarakat Banyuwangi saat ini berada dalam kondisi kebingungan. Selama ini, mayoritas warga sudah bergantung pada gas elpiji sebagai kebutuhan utama untuk memasak, terutama dalam mempersiapkan hidangan Lebaran. Namun kini, mereka harus berkeliling dari pangkalan ke pangkalan tanpa hasil, bahkan rela membeli dengan harga yang melambung tinggi.

“Ini bukan hanya soal kelangkaan, tapi sudah menyentuh aspek keadilan sosial. Rakyat kecil yang paling terdampak. Mereka yang biasanya membeli gas subsidi justru kesulitan mendapatkannya,” lanjutnya.

Agus juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Ia mempertanyakan apakah distribusi benar-benar tepat sasaran atau justru terjadi permainan di tingkat bawah yang merugikan masyarakat.

“Apakah ada penimbunan? Apakah distribusi bocor ke pihak yang tidak berhak? Atau ada kepentingan tertentu yang sengaja memainkan situasi ini? Ini harus dijawab secara terbuka,” ujarnya tajam.

Lebih lanjut, ia mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Menurutnya, momentum Idulfitri seharusnya menjadi waktu bagi masyarakat untuk merasakan ketenangan, bukan justru dipusingkan oleh kebutuhan dasar yang sulit didapat.

Di sisi lain, suara kekecewaan masyarakat semakin menggema. Warga berharap ada langkah cepat dan konkret dari pemerintah untuk memastikan ketersediaan gas melon kembali normal dan harga tetap terkendali.

Fenomena ini pun kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Banyuwangi. Publik menanti jawaban: apakah ini murni persoalan teknis, atau ada sesuatu yang sengaja disembunyikan?

Satu hal yang pasti, ketika kebutuhan rakyat kecil dipermainkan, maka kepercayaan publik pun ikut dipertaruhkan.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

JOKOWI TERUS MONITOR AGUS FLORES! “DIA HEBAT DI DUNIA SHALAWAT, TAK PERNAH LELAH JAGA MARWAH POLRI”

JAKARTA – Times Merah putih.com//Kiprah Ketua Umum Fast Respon (FRN) Agus Flores (AF) dalam membangun kedekatan antara masyarakat dan institusi ...

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Digelar di Markas Ansor Koranseng Dusun Kopan Laban Desa Macan Putih kecamatan kabat 

Banyuwangi, 13 September 2026 —Times merah putih.com//Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Markas Ansor Koranseng, Dusun Kopen Laban, Desa ...

Ranting Fatayat NU Desa Dadapan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jamaah Antusias Hadiri Pengajian

Banyuwangi —Times merah putih.com// 13 September 2026, Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Dadapan, ...

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran ...

Kadin Jatim Golf Tournament 2026: Sinergi Pelaku Ekonomi dan Pembuktian Pegolf Terbaik

SURABAYA, 13 September 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar "Kadin Jatim Golf Tournament 2026" di ...

4 SISWA SMPN 1 BANGKALAN LOLOS OMI 2026 TINGKAT PROVINSI, KEPSEK: BUKTI KERJA KERAS DAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Sebanyak empat siswa berhasil lolos ke tahap ...
error: Content is protected !!