Komisi III DPR Desak Kapolri Benahi Kultur Polri dalam Satu Bulan: “Tarik Semua Oknum ke Patsus!”

Jakarta, – Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, memberikan peringatan keras kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait rentetan kasus hukum yang menjerat oknum kepolisian. Mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga dugaan penganiayaan yang mengakibatkan kematian di Sulawesi Selatan, Hinca menegaskan bahwa kunci reformasi institusi kini sepenuhnya berada di tangan Kapolri.

Hinca mendesak Jenderal Sigit untuk segera mengambil alih situasi dan menindak tegas seluruh oknum yang terlibat tanpa kompromi. Ia meminta agar para pelaku segera ditarik ke Penempatan Khusus (Patsus) untuk menjalani proses hukum demi memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

“Saya kira fakta yang terjadi hari ini tidak bisa disanggah lagi. Itulah realitas kultural Polri yang harus segera diperbaiki dan direformasi. Kuncinya ada di tangan Pak Kapolri, segera ambil alih ini,” tegas Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Politisi Partai Demokrat ini juga meminta langkah konkret berupa penonaktifan jabatan bagi oknum yang bermasalah selama proses penyelidikan berlangsung. “Semua polisi yang sedang bertugas atau memegang jabatan (dan terlibat), tarik semua. Masukkan ke Patsus, selidiki cepat sesuai mekanisme, lalu adili sesuai aturan mainnya,” tambahnya.

Tidak hanya menuntut tindakan tegas, Hinca juga memberikan tenggat waktu (deadline) selama satu bulan bagi Kapolri untuk menyelesaikan pembenahan internal. Menurutnya, momentum bulan suci Ramadan sangat tepat bagi Korps Bhayangkara untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kinerja dan perilaku anggota di lapangan.

“Masyarakat menunggu. Kita beri waktu satu bulan ini harus selesai. Bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk berbenah, memperbaiki kultur dan kinerja kita. Apa yang disuarakan masyarakat itu benar, karena itu harus ada tindakan cepat,” imbuhnya.

Sebagai mitra kerja, Hinca mengingatkan bahwa Komisi III akan terus mengawasi setiap gerak-gerik Polri. Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas perilaku oknum yang terus menyalahgunakan kewenangan dan mencoreng nama baik institusi.

“Tugas kami adalah mengawasi dan mengingatkan Polri untuk memperbaiki diri, terutama soal perilaku anggota yang menyalahgunakan jabatan. Tentu masih banyak polisi yang baik yang harus kita dukung, namun yang buruk harus segera dikoreksi dan diadili,” pungkas Hinca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Banyuwangi di Champs Universal Music Festival 2026

BANYUWANGI – Dua talenta muda asal Banyuwangi, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ...

Pemkab Bangkalan Kembali Raih WTP Dari BPK RI Atas LHP Dan LKPD Tahun 2025.

Bangkalan | Times Merah Putih.Com-Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ...

PARTAI PSI DPC GROGOL ADAKAN RAKORCAM UNTUK MELENGKAPI VERFAK ( VERIFIKASI FAKTUAL ) KE BAWASLU

SURAKARTA , 30/05/2026 - DPC Partai PSI Kecamatan Grogol melaksanakan Rapat korodinasi kecamatan (RAKORCAM) di salah satu Rumah makan vavorit ...

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...
error: Content is protected !!