MAKI Jatim Menelusuri Jejak Makrifat di Jalan Menganti: Nandur Becik, Menuai Ridha di Bulan Suci Ramadhan

Gresik, 27 Februari 2026 — Ramadhan bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender hijriah. Ia adalah panggilan pulang. Panggilan bagi jiwa-jiwa yang rindu untuk kembali mengenal Tuhannya. Dalam ajaran makrifat, Ramadhan adalah musim penyaksian: ketika manusia diajak menyadari bahwa setiap helaan napas adalah titipan, setiap rezeki adalah amanah, dan setiap amal adalah cermin kedekatan kepada Allah SWT.

Pada hari kesembilan yang bening oleh keberkahan, kesadaran itu menjelma dalam tindakan nyata. Di Jalan Raya Menganti, tepat di depan Perum Menganti Permai, Kelurahan Hulakan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, para relawan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur berdiri dengan senyum yang teduh dan hati yang lapang.

Sebanyak 1.250 paket ta’jil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas. Namun sejatinya, yang dibagikan bukan hanya makanan untuk berbuka. Yang ditebar adalah cahaya niat. Yang dihadirkan adalah cinta dalam bentuk sederhana.

Dalam falsafah Jawa, nandur becik berarti menanam kebaikan. Dalam makrifat, ia lebih dari sekadar perbuatan sosial; ia adalah latihan membersihkan niat. Karena pada akhirnya, nilai sebuah amal tidak terletak pada besar kecilnya, melainkan pada keikhlasannya.
Sore itu, satu per satu bingkisan berpindah tangan:

– 250 paket mie goreng lengkap dengan irisan telur dadar, kerupuk udang kecil, dan sayuran.
– 250 pack kurma
– 250 botol es sirup melon dengan isian blewah
– 250 pack jajanan jadul dalam plastik
– 250 paket gorengan berisi donat, ote-ote, tahu isi, dan dadar jagung.

Semua sederhana. Semua akrab di lidah rakyat. Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan doa yang tak terucap: semoga setiap suapan menjadi saksi bahwa kebaikan masih hidup di tengah dunia yang sering gaduh oleh kepentingan.

Puasa dalam jalan makrifat bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah proses pengosongan diri dari kesombongan, dari kerakusan, dari rasa memiliki yang berlebihan. Ketika perut kosong, hati justru diisi dengan kesadaran: bahwa tanpa rahmat-Nya, manusia tak memiliki apa-apa.

Tangan yang memberi dan tangan yang menerima sama-sama dimuliakan. Yang satu belajar tentang syukur dalam kecukupan. Yang lain belajar tentang syukur dalam penerimaan. Di antara keduanya, Allah menurunkan keberkahan yang sering tak kasat mata, tetapi terasa dalam kedamaian jiwa.

Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur atas karunia Allah SWT. Baginya, berbagi bukan hanya aksi sosial, tetapi ibadah yang menumbuhkan kejujuran dan kepedulian.

Ramadhan, menurutnya, bukan hanya momentum memperbanyak ritual, tetapi juga memperdalam integritas. Karena dalam makrifat, ibadah tanpa kejujuran adalah tubuh tanpa ruh.

Sebagai organisasi yang konsisten menyerukan perlawanan terhadap korupsi, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia memandang Ramadhan sebagai madrasah takwa. Korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum; ia adalah pengkhianatan amanah. Ia bukan hanya merugikan negara, tetapi juga merusak hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.

Dalam kesadaran muraqabah merasa diawasi Allah setiap saat kejujuran tidak lagi menjadi kewajiban yang dipaksakan oleh aturan, melainkan kebutuhan yang lahir dari iman. Integritas bukan sekadar slogan, tetapi buah dari hati yang mengenal Tuhannya.

Saat matahari perlahan tenggelam, langit memancarkan cahaya keemasan. Kendaraan berhenti sejenak. Beberapa pengendara menengadahkan tangan, memanjatkan doa sebelum berbuka. Dalam hening yang singkat itu, waktu seakan bersaksi: bahwa kebaikan sekecil apa pun tak pernah sia-sia di sisi-Nya.

Barangkali yang dibagikan hanyalah makanan sederhana. Namun yang dihidupkan adalah kasih sayang. Yang ditegakkan adalah persaudaraan. Dan yang dicari hanyalah ridha Allah SWT.

Ramadhan mengajarkan bahwa kemuliaan manusia tidak terletak pada jabatan atau harta, tetapi pada ketakwaan. Bukan pada seberapa banyak yang dikumpulkan, melainkan pada seberapa tulus yang disalurkan.

Di hari kesembilan itu, 1.250 paket ta’jil menjadi simbol bahwa ketika iman menyala, kepedulian pun menyebar. Bahwa di tengah dunia yang sering keras dan penuh godaan, masih ada hati-hati yang memilih jalan cahaya.

Dan pada akhirnya, setiap langkah kecil menuju kebaikan adalah jejak makrifat jejak pulang menuju ampunan dan cinta-Nya. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sambut HUT RI Ke-81, PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Beri Diskon 45 Persen Pemasangan Sambungan Baru

BANGKALAN – PUDAM Sumber Sejahtera Kabupaten Bangkalan menghadirkan program Gebyar Diskon HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 sebagai bentuk apresiasi kepada ...

AHY: Kerapan Sapi Cerminkan 3 Karakter Masyarakat Madura, Kerja Keras, Berani, dan Kehormatan

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Ajang Kerapan Sapi Piala AHY sukses digelar di Stadion R.P. Moch. Noer, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu, 2 ...

MERIAH! AJANG KERAPAN SAPI PIALA AHY SUKSES GELAR 64 PASANG SAPI TERBAIK SE-MADURA

BANGKALAN || Times Merah Putih.Com-Semarak budaya Madura kembali menggema. Ajang Kerapan Sapi Piala AHY sukses digelar di Stadion Kerapan Sapi ...

RAYAKAN ULANG TAHUN KE-75, SMPK SANTO YUSUP BANYUWANGI MENAMPILKAN PENTAS SENI KOLOSAL YANG MENGANDUNG NILAI PANCASILA DAN BUDAYA DAERAH DI BUMI BLAMBANGAN

Banyuwangi – Media Indonesia Times | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, SMPK Santo Yusup Banyuwangi menggelar pentas ...

TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasional

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot produksi kedelai untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam ...

*Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan*

Banyuwangi — Times Merah putih.com//Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Macan Blambangan berhasil membongkar dan ...
error: Content is protected !!