MAKI JATIM: RENCANA UTANG RP785 MILIAR PEMKAB JEMBER, ALARM KERAS LEMAHNYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN

JEMBER, 8 Agustus 2026 — MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur menyoroti serius rencana Pemerintah Kabupaten Jember melakukan pembiayaan melalui utang sekitar Rp785 miliar kepada PT SMI.

Ketua MAKI Jatim, Heru MAKI, mempertanyakan urgensi utang tersebut di tengah catatan Silpa Kabupaten Jember tahun anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp648 miliar lebih.

“DPRD Jember sebelumnya mempertanyakan Silpa Rp648 miliar. Sekarang muncul rencana utang Rp785 miliar. Pertanyaannya sederhana: ada apa dengan konstruksi perencanaan dan pengelolaan anggaran Jember?” tegas Heru.

Menurut MAKI Jatim, jika arah pembangunan dan kebutuhan anggaran telah dibahas bersama antara eksekutif dan legislatif, maka munculnya kebutuhan utang dalam jumlah besar harus dijelaskan secara terbuka: apa urgensinya, proyeknya apa, mengapa harus berutang, bagaimana kemampuan membayar, dan apa dampaknya terhadap APBD Jember ke depan.

MAKI Jatim juga mempertanyakan narasi bahwa pembayaran utang akan mengandalkan hasil pengelolaan BLUD rumah sakit. Skema tersebut harus dibuka secara transparan karena menyangkut proyeksi pendapatan, pelayanan publik, serta kemampuan fiskal daerah dalam jangka panjang.

DPRD Jember juga ditantang menjalankan fungsi kontrolnya. Jangan sampai lembaga legislatif yang sebelumnya mempertanyakan besarnya Silpa justru kehilangan daya kritis ketika pemerintah daerah mengajukan pembiayaan utang ratusan miliar rupiah.

MAKI Jatim turut mendesak evaluasi total terhadap TP3D dan TP4D, termasuk pembubaran apabila keberadaan dan kinerjanya tidak mampu memberikan kontribusi nyata terhadap arah pembangunan dan kebijakan strategis Kabupaten Jember.

“Jangan jadikan utang sebagai jalan pintas akibat lemahnya perencanaan. Ini uang rakyat dan masa depan fiskal Jember. Semua harus transparan, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan.”

MAKI Jatim bersama elemen masyarakat akan mengawal persoalan ini melalui aksi pada Senin, 10 Agustus, di Pendopo Kabupaten Jember dan titik aksi lainnya sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Heru MAKI menegaskan:

“Rp785 miliar bukan angka kecil. Sebelum rakyat dibebani kewajiban membayar, rakyat Jember berhak tahu untuk apa utang itu, mengapa harus dilakukan, dan siapa yang bertanggung jawab.” (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

JOKOWI TERUS MONITOR AGUS FLORES! “DIA HEBAT DI DUNIA SHALAWAT, TAK PERNAH LELAH JAGA MARWAH POLRI”

JAKARTA – Times Merah putih.com//Kiprah Ketua Umum Fast Respon (FRN) Agus Flores (AF) dalam membangun kedekatan antara masyarakat dan institusi ...

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Digelar di Markas Ansor Koranseng Dusun Kopan Laban Desa Macan Putih kecamatan kabat 

Banyuwangi, 13 September 2026 —Times merah putih.com//Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Markas Ansor Koranseng, Dusun Kopen Laban, Desa ...

Ranting Fatayat NU Desa Dadapan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jamaah Antusias Hadiri Pengajian

Banyuwangi —Times merah putih.com// 13 September 2026, Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Dadapan, ...

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran ...

Kadin Jatim Golf Tournament 2026: Sinergi Pelaku Ekonomi dan Pembuktian Pegolf Terbaik

SURABAYA, 13 September 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar "Kadin Jatim Golf Tournament 2026" di ...

4 SISWA SMPN 1 BANGKALAN LOLOS OMI 2026 TINGKAT PROVINSI, KEPSEK: BUKTI KERJA KERAS DAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Sebanyak empat siswa berhasil lolos ke tahap ...
error: Content is protected !!