BANDA ACEH — PT Pembangunan Aceh (PEMA) terus menunjukkan tren pertumbuhan positif melalui berbagai langkah strategis yang dinilai mampu memperkuat posisi Aceh dalam peta ekonomi nasional maupun internasional. Setelah sukses menembus pasar global lewat ekspor kopi ke Amerika Serikat, kini PT PEMA kembali mencatat langkah penting dengan terlibat dalam penguatan infrastruktur telekomunikasi di Aceh.
Di bawah kepemimpinan Mawardi Nur, perusahaan daerah tersebut terus memperluas portofolio bisnis dengan masuk ke sektor infrastruktur digital melalui kerja sama strategis bersama PT Telkom Akses
Keterlibatan PT PEMA dalam proyek penguatan jaringan telekomunikasi itu menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan membuka ruang investasi baru di Aceh. Langkah tersebut juga dinilai sebagai upaya mempercepat konektivitas dan pemerataan akses informasi hingga ke berbagai wilayah.
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur digital menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di era modern.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan investasi terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta daerah. Infrastruktur telekomunikasi hari ini menjadi kunci dalam membuka akses dan mempercepat pertumbuhan sektor-sektor produktif,” ujar Mawardi.
Menurutnya, keterlibatan PT PEMA dalam proyek strategis ini bukan hanya sebatas pengembangan bisnis, tetapi juga bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan manfaat jangka panjang bagi Aceh melalui penguatan teknologi dan konektivitas.
Selain membuka peluang investasi baru, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi PT PEMA melalui transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengalaman dalam pengelolaan infrastruktur berbasis teknologi secara profesional.
Sementara itu, Direktur Bisnis Djoko Sri Handono menyampaikan bahwa investasi yang dijalankan merupakan bagian dari strategi memperkuat infrastruktur telekomunikasi yang berkelanjutan dan berdaya saing.
“Melalui investasi ini, kami ingin membangun sinergi bersama mitra daerah, termasuk melibatkan mitra lokal agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Capaian tersebut dinilai menjadi indikator awal keberhasilan arah kebijakan PT PEMA dalam mengoptimalkan sektor bisnis strategis sekaligus memperkuat peran perusahaan daerah sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi Aceh.
Langkah ekspansi dari sektor komoditas unggulan hingga infrastruktur digital juga memperlihatkan transformasi PT PEMA sebagai perusahaan daerah yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan pasar global.











