Mbah Semar Pertanyakan Penerapan K3 di Mebel Warisan Banyuwangi Usai Pekerja Meninggal Tersengat Listrik

BANYUWANGI – Kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia di lingkungan pabrik mebel kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja bernama Pairi, warga Pakis, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik saat bekerja di PT Warisan Eurindo yang berlokasi di Antongan, Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (8/6).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada sore hari ketika korban sedang menjalankan aktivitas pekerjaannya. Namun hingga kini, kronologi lengkap kejadian masih menunggu keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.

Menanggapi peristiwa tersebut, Selamet Solichin yang akrab disapa Mbah Semar mempertanyakan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

Menurut Mbah Semar, setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan maksimal dari risiko kecelakaan kerja, termasuk potensi bahaya kelistrikan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

> “Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius. Jika benar korban meninggal akibat tersengat listrik saat bekerja, maka perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terkait penerapan K3 di perusahaan tersebut. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama,” tegas Mbah Semar.

 

Ia juga meminta instansi terkait, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan aparat berwenang, untuk melakukan investigasi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut serta memastikan apakah seluruh prosedur keselamatan kerja telah dijalankan sesuai ketentuan.

Selain itu, Mbah Semar menegaskan bahwa keluarga korban berhak mendapatkan penjelasan yang transparan mengenai kejadian tersebut serta hak-hak yang melekat sebagai pekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penerapan standar K3 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam melindungi nyawa dan keselamatan para pekerja di lingkungan kerja yang memiliki risiko tinggi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Warisan Eurindo terkait insiden yang menyebabkan meninggalnya salah satu pekerja tersebut. Informasi lebih lanjut masih menunggu hasil penyelidikan dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Kapolda Jatim Gaungkan Semangat Jogo Jawa Timur di Pagelaran Wayang Kulit Hari Bhayangkara ke – 80

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Ribuan warga memadati Taman Blambangan, Banyuwangi menyaksikan pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka menyongsong Hari ...

Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Bantah Keras Isu Libatkan AHY dalam Dugaan Korupsi MBG

Banyuwangi – Munculnya isu yang mengaitkan Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, dengan dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ...

Pengelolaan Dana Hibah Pesparawi X Kalbar Tahun 2023 di Melawi Masih Didalami, Publik Tunggu Transparansi Penegakan Hukum

Melawi, - 14 Juni 2026.Proses pendalaman terhadap pengelolaan dana hibah kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) X Tingkat Provinsi Kalimantan ...

PERSAMI KKRI di Wilayah Kodim 0825/Banyuwangi Jadi Wadah Pembentukan Jiwa Nasionalisme Pelajar

BANYUWANGI – Sebanyak 200 siswa MAN 1 Banyuwangi mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang dikemas dalam kegiatan Kemah Kebangsaan dan ...

Becak Modifikasi Isi Pertalite dalam Jumlah Besar di SPBU Simangambat Diselidiki, Kapolres Madina: Jika Ada Unsur Pidana Akan Ditindak

Mandailing Natal – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite oleh sebuah becak motor yang telah dimodifikasi dengan tangki ...
error: Content is protected !!