MBG Diduga Tak Sesuai Arahan Presiden, Distribusi di Banyuwangi Jadi Sorotan

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari agenda prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto kini menuai sorotan di daerah. Di Banyuwangi, implementasi program tersebut diduga tidak sepenuhnya sejalan dengan tujuan awal yang menekankan pemerataan gizi, kualitas makanan, serta transparansi penggunaan anggaran negara.

Program MBG sejatinya dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus menekan angka stunting dan kekurangan gizi. Namun di lapangan, muncul temuan yang memunculkan tanda tanya besar.

Salah satu contoh terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026, di dapur MBG Desa Pakis, Banyuwangi. Dalam distribusi kepada penerima manfaat, dapur tersebut dilaporkan hanya mengirimkan empat butir telur mentah tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Selain dinilai tidak memenuhi standar penyajian makanan siap konsumsi, nilai ekonomisnya juga dianggap jauh dari standar harga per porsi per murid yang seharusnya diterapkan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran sejumlah pihak. Ketua salah satu lembaga swadaya masyarakat di Banyuwangi menegaskan bahwa MBG seharusnya menjadi solusi konkret bagi anak-anak sekolah, khususnya di wilayah yang masih menghadapi persoalan gizi.

“Program ini membawa nama Presiden dan menjadi harapan masyarakat. Jika pelaksanaannya menyimpang dari arahan pusat, maka perlu evaluasi menyeluruh agar tidak mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.

Pengamat kebijakan publik menilai perbedaan antara konsep dan realisasi di lapangan bisa disebabkan lemahnya pengawasan, kurangnya standar operasional prosedur yang tegas, atau minimnya koordinasi antarinstansi. Tanpa kontrol ketat, program strategis berisiko melenceng dari tujuan mulia yang telah dicanangkan.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap program prioritas harus diawasi secara serius agar anggaran negara tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG menjadi alarm penting bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Masyarakat kini berharap adanya audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di daerah yang dilaporkan bermasalah. Transparansi, akuntabilitas, serta tindakan tegas terhadap pihak yang lalai dinilai menjadi kunci agar program unggulan nasional ini tetap berada di jalur yang benar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di daerah masih dimintai klarifikasi guna memastikan sejauh mana pelaksanaan MBG telah sesuai dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

BUPATI BANGKALAN APRESIASI DUKUNGAN PEMERINTAH PUSAT, DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN TEMBUS 10 TON/HA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Bupati Bangkalan *Lukman Hakim, S.IP., M.H. menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian RI ...

Sinergi Cegah Stunting, Dinas Kesehatan Bangkalan Gandeng 22 Puskesmas Lewat Kampanye Video 

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar Lomba Inovasi Video Akselerasi Capaian Imunisasi dan Kampanye GERMAS Pencegahan Stunting ...

BNNK Banyuwangi dan Lanal Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN melalui Audiensi

foto: Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat, S.H., S.I.K., M.M. (kanan), menerima cendera mata dari Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut ...

BERSATU CEGAH NARKOBA, POLRES BANGKALAN GANDENG DITBINMAS POLDA JATIM DAN BNN JATIM GELAR EDUKASI PELAJAR

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com- Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, Polres Bangkalan menggandeng Ditbinmas Polda Jatim dan ...

POLRES BANGKALAN DALAMI PENYEBAB KEMATIAN PELAJAR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polres Bangkalan saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia di wilayah ...

SATPOLAIRUD DAN LANAL BATUPORON EVAKUASI MAYAT PRIA 58 TAHUN DI PESISIR SELATAN BANGKALAN

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Satpolairud Polres Bangkalan bersama Lanal Batuporon bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait ditemukannya sesosok mayat di ...
error: Content is protected !!