Miris! Hidup Sebatang Kara dan Sakit-sakitan, Pak Tumin Warga Kebunrejo Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Potret pilu kembali mencuat dari pelosok desa. Seorang warga bernama Tumin, yang tinggal di Dusun Kebunrejo RT 003 RW 003, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa pernah tersentuh bantuan pemerintah, baik dari pusat maupun desa.

Saat ditemui awak media di kediamannya yang sederhana, Pak Tumin tampak dalam kondisi kurang sehat. Tubuhnya terlihat lemah, dengan raut wajah yang menyimpan beban kehidupan yang tak ringan. Sejak sang istri meninggal dunia beberapa waktu lalu, ia harus menjalani hari-harinya seorang diri tanpa pendamping hidup.

Rumah yang ditempatinya pun jauh dari kata layak. Dinding anyaman bambu yang mulai rapuh, atap yang terlihat usang, serta perabotan seadanya menjadi saksi bisu perjuangan hidup seorang lansia yang bertahan dalam keterbatasan. Di dalam rumah itu, Pak Tumin menjalani keseharian dengan segala kekurangan yang ada.

Dengan suara lirih bercampur logat Madura, ia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya tidak pernah menerima bantuan sosial apapun.

“Saya gak pernah dapat bantuan sembako dan BLT, saya tidak dapat,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut sontak menimbulkan tanda tanya besar. Di tengah berbagai program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu, masih ada warga yang mengaku belum pernah merasakan manfaatnya.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius. Sebab, program perlindungan sosial sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terlebih bagi warga lansia yang hidup sebatang kara tanpa penghasilan tetap.

Warga sekitar menyebutkan bahwa Pak Tumin memang dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang mengeluh. Sehari-hari ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Dengan kondisi kesehatan yang menurun, aktivitasnya pun sangat terbatas.

Kisah Pak Tumin menjadi cerminan bahwa masih ada pekerjaan rumah besar dalam hal pendataan dan penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran. Validasi data penerima manfaat dinilai sangat penting agar tidak ada lagi warga kurang mampu yang terlewat.

Masyarakat berharap pemerintah desa setempat maupun instansi terkait segera turun tangan melakukan verifikasi dan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Pak Tumin. Apalagi, ia kini hidup sendiri tanpa keluarga inti yang mendampingi.

Kehadiran negara melalui program bantuan sosial diharapkan benar-benar mampu menjangkau hingga lapisan masyarakat paling bawah. Jangan sampai warga yang hidup dalam keterbatasan dan kesendirian justru luput dari perhatian.

Kini, di rumah sederhananya di Dusun Kebunrejo, Pak Tumin hanya bisa berharap ada uluran tangan dan kepedulian. Harapan sederhana untuk sekadar mendapatkan bantuan sembako, bantuan tunai, atau perhatian dari pemerintah agar sisa hidupnya dapat dijalani dengan lebih layak dan bermartabat

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran ...

Kadin Jatim Golf Tournament 2026: Sinergi Pelaku Ekonomi dan Pembuktian Pegolf Terbaik

SURABAYA, 13 September 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar "Kadin Jatim Golf Tournament 2026" di ...

4 SISWA SMPN 1 BANGKALAN LOLOS OMI 2026 TINGKAT PROVINSI, KEPSEK: BUKTI KERJA KERAS DAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Sebanyak empat siswa berhasil lolos ke tahap ...

Dua Siswa SMPN 1 Bangkalan Raih Juara 1 dan 2 OMI 2026 Bidang IPS Tingkat Kabupaten, Siap Melaju ke Provinsi

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi UPTD SMPN 1 Bangkalan. Dalam ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu ...

SMADA Tekuk SMA 10 Surabaya 51–15 di DBL Arena

SURABAYA — SMA 2 Surabaya mengalahkan SMA 10 Surabaya dengan skor 51–15 pada laga Round 2 Honda DBL with Kopi ...

FKPB UPDATE GELAR DISKUSI PENDIDIKAN, BAHAS MASA DEPAN SEKOLAH DI KABUPATEN BANGKALAN

BANGKALAN || timesmerahputih - Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) bersama media dan komunitas Tanah Merah Update akan menggelar diskusi publik ...
error: Content is protected !!