Banyuwangi — Times Merah putih.com// Momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan warga Desa Dadapan untuk menikmati suasana kebersamaan dengan berwisata ke Pemandian Japuro yang berada di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah,Tanggal 26 Agustus 2026
Usai mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Desa Dadapan berbondong-bondong menuju kawasan Pemandian Japuro. Mereka membawa ancak atau hidangan untuk kemudian disantap bersama keluarga sebagai bagian dari kebersamaan dan silaturahmi.
Pemandian Japuro menjadi pilihan warga karena dikenal memiliki suasana alam yang sejuk dengan air yang sangat dingin dan jernih. Aliran air di kawasan tersebut disebut berasal dari kawasan kaki Gunung Ijen sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Salah seorang warga Desa Dadapan, Suryanto,S.pd.mengatakan bahwa Pemandian Japuro dipilih sebagai lokasi wisata karena suasananya yang indah dan udaranya yang terasa sangat sejuk.
«“Kami memilih Japuro untuk momen tour karena suasananya sangat indah dan airnya dingin sekali. Cocok untuk berkumpul bersama keluarga,” ujar Suryanto.»
Selain menikmati kesegaran air dan keindahan alam, pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk dari sejumlah UMKM yang berada di sekitar kawasan Pemandian Japuro. Keberadaan UMKM tersebut turut menambah daya tarik wisata sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Pemandian Japuro dikelola secara swadaya oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Pengelolaan berbasis masyarakat ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan kawasan wisata sekaligus mengembangkan potensi ekonomi warga.
Kawasan wisata tersebut juga dikenal dengan nama Pokdarwis Kampung Sidat Japuro, yang turut berperan dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata berbasis potensi alam serta pemberdayaan masyarakat.
Momen Maulid Nabi di Pemandian Japuro pun tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi, menikmati keindahan alam, sekaligus mendukung UMKM dan pengelolaan wisata masyarakat setempat.
Redaksi ( NURSALIM )











