Momentum Evaluasi: Meneguhkan Loyalitas dan Etika Pengabdian di Jawa Timur Demi Menjaga Marwah dan Kehormatan Lambang Tertinggi Yaitu Gubernur Jawa Timur

Surabaya – Selesai sudah episode penggeledahan dan penetapan tersangka untuk AM, Kadis ESDM Jatim, OS sebagai Kabid Pertambangan ESDm Jatim dan Ketua tim pengelolaan air tanah ESDM Jatim.

Saat ini sudah menjadi ranah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, terutama jajaran Asisten pidana khusus Kejati Jatim untuk melakukan pengembangan dan pendalaman materi perkara dan sampai ke ranah penuntutan demi keadilan.

Wajar apabila semua pihak terhenyak dan kaget atas kejadian yang menimpa kantor ESDM Jatim, terutama bagi jajaran eselon 2 Pemprov Jatim.Wajar juga ketika semua pihak menyayangkan adanya kejadian dugaan pemerasan pada pasal 12 E UU Tipikor untuk penyalahgunaan kewenangan bagi pegawai negara.

Saya terpanggil untuk menulis dalam rubrik MAKINews.com untuk mengingatkan kembali pentingnya sikap bijaksana berbasis narasi saling support dan saling memberikan dukungan bagi para stakeholder dalam menyikapi peristiwa pada kantor ESDM Jatim.

Saat ini juga bergerak pandangan, hujatan, issu, opini berbasis asumsi yang mencoba mengaitkan itu kepada semua pihak, diantaranya Kepala OPD ESDM sebelumnya, Sekdaprov Jatim sampai kemudian juga mengarah kepada Ibunda Gubernur Jawa Timur.

Mari kita sejenak menundukkan kepala, untuk kembali menelaah lebih dalam tugas dan fungsi tugas masing masing dalam mengiringi pembangunan Provinsi Jawa Timur, untuk kembali menengaskan semangat perjuangan untuk bersama sama bergandengan tangan membangun Jawa Timur sepenuhnya untuk kemaslahatan dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur.

Apa yang sudah terjadi menjadi narasi penyampaian penting untuk bersama sama melakukan evaluasi mendalam atas perilaku atau kebijakan yang mengarah kepada perilaku koruptif didalamnya.

Apa yang sudah terjadi harusnya menjadi memontum besar pengingat bahwa bahasa pengabdianlah yang akan menuju ending kehidupan.

Apa yang terjadi juga menjadi alur pengejawantahan untuk bersama sama meninggikan arti lambang Provinsi Jawa Timur yang harus kita hormati, sayangi dan junjung tinggi bersama yaitu Ibunda Gubernur Jawa Timur.

Dan apa yang sudah terjadi, menjadi pelajaran berharga untuk kembali menegaskan bahwa apa yang kita lakukan semua itu menuju pada ending peningkatan kesejahteraan dan kemaslahatan kelangsungan hidup Masyarakat Jawa Timur,bukan peningkatan kesejahteraan para pengabdi Negara yang sudah mendapatkan fasilitas serta Gaji pasti.

Gubernur Jawa Timur sebagai simbol dan lambang Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah saatnya kita letakkan dalam porsi dan kedudukan tertingginya.

Saya harus ingatkan bahwa Gubernur Jawa Timur telah dipilih secara sadar oleh mayoritas Masyarakat Jawa Timur, dan sudah selayaknya kita kedepankan narasi kepatuhan dan loyalitas tanpa batas untuk menjalankan tugas negara sesuai amanah dan arahan Gubernur Jawa Timur.

Artikulasi bahasa pengabdian, kepatuhan dan pentingnya loyalitas tanpa batas untuk melaksanakan amanah tugas Negara demi mengedepankan kepentingan dalam rangka melayani Masyarakat Jawa Timur,sudah saatnya mendapatkan tempat yang layak dan terukur secara profesional kinerja.

Hal ini menjadi narasi penting ketika rasa keakuan para jajaran eselon II OPD Jatim mulai muncul dengan sangat marak dan masif ditengah kebersamaan yang seharusnya menjadi platform semangat.

Mati bersama sama menjaga wajah cantik Pembangunan Provinsi Jawa Timur dengan tetap meletakkan kursi Gubernur Jawa Timur yang menjadi lambang tertinggi Pememrintah Provinsi Jawa Timur.

Bravo Provinsi Jawa Timur
Saya : Heru Satriyo, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Timur dan Indonesia Timur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Kapolda Jatim Gaungkan Semangat Jogo Jawa Timur di Pagelaran Wayang Kulit Hari Bhayangkara ke – 80

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Ribuan warga memadati Taman Blambangan, Banyuwangi menyaksikan pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka menyongsong Hari ...

Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Bantah Keras Isu Libatkan AHY dalam Dugaan Korupsi MBG

Banyuwangi – Munculnya isu yang mengaitkan Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, dengan dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ...

Pengelolaan Dana Hibah Pesparawi X Kalbar Tahun 2023 di Melawi Masih Didalami, Publik Tunggu Transparansi Penegakan Hukum

Melawi, - 14 Juni 2026.Proses pendalaman terhadap pengelolaan dana hibah kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) X Tingkat Provinsi Kalimantan ...

PERSAMI KKRI di Wilayah Kodim 0825/Banyuwangi Jadi Wadah Pembentukan Jiwa Nasionalisme Pelajar

BANYUWANGI – Sebanyak 200 siswa MAN 1 Banyuwangi mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang dikemas dalam kegiatan Kemah Kebangsaan dan ...

Becak Modifikasi Isi Pertalite dalam Jumlah Besar di SPBU Simangambat Diselidiki, Kapolres Madina: Jika Ada Unsur Pidana Akan Ditindak

Mandailing Natal – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite oleh sebuah becak motor yang telah dimodifikasi dengan tangki ...
error: Content is protected !!