Pembangunan Digenjot, Desa Sukorejo di Trenggalek Siap Bertransformasi

Trenggalek – Desa Sukorejo di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, selama ini dikenal sebagai salah satu desa yang masih tertinggal, baik dari sisi infrastruktur maupun tingkat kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek yang resmi dibuka hari ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan memberikan wajah baru bagi desa tersebut.

“Program ini tentunya diharapkan mampu menjadikan Desa Sukorejo semakin maju dan menyejahterakan warganya,” kata Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi usai upacara pembukaan TMMD ke-128 di Lapangan Desa Sukorejo, Rabu (22/4/2026).

Sebagai sasaran utama dalam TMMD tersebut berupa peningkatan kondisi jalan sepanjang 752 meter yang menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo.

Selain itu, juga dilaksanakan berbagai sasaran fisik lainnya melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Mulai dari renovasi 9 unit rumah tidak layak huni (RTLH), TNI Manunggal Air dengan membangun sumur bor di 5 titik, penghijuan lewat program TNI AD Bersatu dengan Alam untuk NKRI, serta jambanisasi sebanyak 5 titik.

Sedangkan untuk sasaran nonfisik akan diwujudkan dalam bentuk kegiatan bakti sosial, pengobatan gratis, pemberdayaan UMKM, penanganan stunting, hingga berbagai penyuluhan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan wawasan masyarakat.

Seluruh sasaran tersebut diyakini akan memberikan dampak nyata sekaligus membuka harapan baru bagi warga Desa Sukorejo dan sekitarnya.

“Kami melihat sasaran-sasaran yang dikerjakan memang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, kami optimis hasil dari TMMD ini akan memberikan dampak luas, baik bagi Desa Sukorejo sendiri maupun wilayah di sekitarnya,” ujar Helmi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi kunci utama agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan.

“TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif, sehingga apa yang dibangun dapat optimal dan bermanfaat dalam jangka panjang,” pungkasnya. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!