Lombok Tengah — Menurut salah satu Guru BK/Konselor SMKN 1 KOPANG, Sekolah tidak bisa berdiri sendiri dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman. Sinergi antara SMKN 1 Kopang dengan pihak Kepolisian, terutama Kapolsek Kopang, langsung berpengaruh pada keamanan, ketertiban, dan mutu pendidikan di sekolah.
1. *Mewujudkan Kamtibmas di Lingkungan Sekolah*
Kehadiran dan koordinasi dengan Kapolsek Kopang membantu mencegah dan menangani potensi gangguan keamanan seperti tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, perundungan, dan tindakan kriminal lainnya. Dengan adanya patroli, sosialisasi, dan komunikasi cepat, risiko gangguan eksternal maupun internal bisa ditekan sejak dini.
2. *Memberikan Rasa Aman bagi Siswa, Guru, dan Orang Tua*
Lingkungan yang aman membuat siswa fokus belajar, guru tenang mengajar, dan orang tua tidak khawatir saat anak berangkat ke sekolah. Rasa aman ini adalah prasyarat dasar sebelum kualitas pembelajaran bisa berjalan optimal.
3. *Edukasi Hukum dan Karakter bagi Siswa*
Polisi dapat menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan seperti sosialisasi UU ITE, bahaya narkoba, tertib lalu lintas, dan anti kekerasan. Siswa SMK yang dipersiapkan masuk dunia kerja perlu memahami batasan hukum dan etika sejak di sekolah. Ini memperkuat pendidikan karakter yang sudah berjalan di SMKN 1 Kopang.
4. *Penanganan Cepat terhadap Kasus yang Melibatkan Hukum*
Ketika terjadi masalah yang masuk ranah hukum, koordinasi langsung dengan Kapolsek Kopang mempercepat proses penanganan sesuai prosedur. Sekolah tidak bekerja sendiri, dan siswa mendapatkan pendampingan yang tepat tanpa memperburuk situasi.
5. *Mendukung Program Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Aman*
Kemendikbudristek mendorong sekolah aman dan ramah anak. Kerja sama dengan Polsek Kopang menjadi salah satu indikator keberhasilan program ini. Sekolah yang aman dari kekerasan dan kriminalitas akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat dan dukungan program dari pemerintah daerah.
6. *Membangun Citra Positif dan Kepercayaan Publik*
Sekolah yang aktif bermitra dengan kepolisian menunjukkan komitmen terhadap keselamatan siswa. Hal ini meningkatkan kepercayaan orang tua dan masyarakat terhadap SMKN 1 Kopang sebagai lembaga pendidikan yang serius menjaga peserta didiknya.
Saran dan masukan dari salah satu Guru BK/Konselor sekolah SMKN q KOPANG sebagai Bentuk Sinergitas yang Bisa Dijalankan antara lain :
1. MOU atau kesepakatan kerja sama antara SMKN 1 Kopang dan Polsek Kopang.
2. Program “Polisi Sahabat Siswa” melalui kunjungan rutin dan diskusi.
3. Koordinasi cepat via kontak khusus untuk penanganan insiden.
4. Pelibatan polisi dalam upacara, apel pagi, dan kegiatan ekstrakurikuler bela negara.
*Intinya:* Pendidikan berkualitas hanya bisa tumbuh di atas pondasi keamanan dan ketertiban. Dengan sinergi yang baik antara SMKN 1 Kopang dan Kapolsek Kopang, Kamtibmas terjaga, proses belajar mengajar berjalan lancar, dan tujuan mencetak lulusan SMK yang kompeten serta berkarakter bisa tercapai.
(Ruslan).











