BANGKALAN, || timesmerahputih.com– Polres Bangkalan memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang menyebut adanya aksi begal terhadap sopir truk di akses Jembatan Suramadu.
Polres Bangkalan melalui Kasi Humas IPDA Agung Intama, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
“Kita akan menyampaikan terkait beredarnya video yang viral beberapa waktu terakhir ini yaitu adanya aksi begal sopir truk yang diduga di akses Suramadu,” ujar IPDA Agung dalam keterangannya, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, wilayah akses Suramadu masuk ke dalam 3 polsek di jajaran Polres Bangkalan. Dari hasil pengecekan sementara ke seluruh polsek tersebut, tidak ditemukan adanya laporan dari korban terkait tindak pidana pembegalan.
“Sampai saat ini tidak adanya laporan dari korban terkait adanya tindak pidana atau pembegalan di sana,” tegasnya.
Meski belum ada laporan resmi, IPDA Agung menegaskan Polres Bangkalan tetap meningkatkan upaya-upaya preventif di kawasan akses Suramadu dan titik rawan lainnya.
“Namun kita tetap melakukan upaya-upaya preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan kejadian mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau call center 110.
klarifikasi ini diunggah melalui kanal resmi Humas Polres Bangkalan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
(Azis).











