Proyek SR Blambangan Disorot, Tambang Sungai Diduga Gunakan Solar Subsidi

Banyuwangi — Aktivitas tambang gronjong sungai di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk operasional alat berat di lokasi tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah alat berat terlihat aktif melakukan pengerukan dan pengangkutan material. Namun, warga menduga bahan bakar yang digunakan berasal dari solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor tertentu sesuai ketentuan pemerintah.

Jika terbukti, penggunaan BBM subsidi untuk kegiatan usaha pertambangan dinilai berpotensi melanggar aturan serta merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Menanggapi hal itu, Bupati LSM LIRA Banyuwangi, Gery Oktavian, meminta aparat dan instansi terkait segera melakukan penelusuran.

“Kalau benar solar subsidi digunakan untuk operasional alat berat tambang, ini harus ditindak. Subsidi itu hak masyarakat kecil, bukan untuk kepentingan usaha,” ujarnya.

Gery juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi BBM agar tidak disalahgunakan.

“Harus ditelusuri dari mana asal BBM tersebut, termasuk kemungkinan adanya penyimpangan dalam distribusi. Ini tidak boleh dibiarkan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mendorong agar persoalan ini mendapat perhatian lebih luas hingga ke tingkat pusat.

“Kami siap membawa persoalan ini ke pusat, termasuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pemeriksa Keuangan jika diperlukan, agar ada penelusuran menyeluruh,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gery mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah menyiapkan langkah hukum berupa somasi terhadap pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

“Kami sudah mengantongi beberapa informasi awal. Dalam waktu dekat, somasi akan kami layangkan kepada pihak berinisial ARD dan RN untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban,” tegasnya.

Selain dugaan penggunaan BBM subsidi, warga juga mengeluhkan sikap sejumlah sopir armada pengangkut material yang dinilai kurang kooperatif dan terkesan mengabaikan keluhan masyarakat.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, instansi pengawas energi, serta pemerintah daerah untuk segera melakukan investigasi terkait legalitas tambang, operasional alat berat, hingga asal-usul bahan bakar yang digunakan.

Pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah sungai dinilai perlu diperketat guna mencegah dampak kerusakan lingkungan, perubahan aliran sungai, serta gangguan terhadap ekosistem yang berpotensi merugikan masyarakat dalam jangka panjang.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola tambang belum memberikan keterangan resmi. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

BUPATI BANGKALAN APRESIASI DUKUNGAN PEMERINTAH PUSAT, DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN TEMBUS 10 TON/HA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Bupati Bangkalan *Lukman Hakim, S.IP., M.H. menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian RI ...

Sinergi Cegah Stunting, Dinas Kesehatan Bangkalan Gandeng 22 Puskesmas Lewat Kampanye Video 

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar Lomba Inovasi Video Akselerasi Capaian Imunisasi dan Kampanye GERMAS Pencegahan Stunting ...

BNNK Banyuwangi dan Lanal Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN melalui Audiensi

foto: Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat, S.H., S.I.K., M.M. (kanan), menerima cendera mata dari Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut ...

BERSATU CEGAH NARKOBA, POLRES BANGKALAN GANDENG DITBINMAS POLDA JATIM DAN BNN JATIM GELAR EDUKASI PELAJAR

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com- Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, Polres Bangkalan menggandeng Ditbinmas Polda Jatim dan ...

POLRES BANGKALAN DALAMI PENYEBAB KEMATIAN PELAJAR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polres Bangkalan saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia di wilayah ...

SATPOLAIRUD DAN LANAL BATUPORON EVAKUASI MAYAT PRIA 58 TAHUN DI PESISIR SELATAN BANGKALAN

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Satpolairud Polres Bangkalan bersama Lanal Batuporon bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait ditemukannya sesosok mayat di ...
error: Content is protected !!