RSUD Blambangan Tegaskan Tak Ada Pembiaran, Kasus Dugaan Pelecehan Dilimpahkan ke BKPP dan Inspektorat

BANYUWANGI – Times merah putih.com//Manajemen RSUD Blambangan menegaskan telah menjalankan prosedur internal terkait dugaan pelecehan seksual terhadap seorang pasien perempuan yang diduga dilakukan oleh seorang perawat laki-laki pada Oktober 2025 lalu.

Direktur RSUD Blambangan, dr. Hj. Siti Aisyah Anggraeni, MMRS., FISQua., menegaskan tidak ada pembiaran dalam penanganan laporan tersebut. Ia menyatakan laporan korban langsung diproses melalui mekanisme etik internal begitu diterima manajemen.

“Sejak laporan disampaikan, kami langsung menjalankan mekanisme etik internal. Selanjutnya perkara ini kami limpahkan sesuai prosedur kepada BKPP dan Inspektorat. Sejak proses itu berjalan, yang bersangkutan sudah tidak lagi bekerja di RSUD Blambangan,” tegasnya.

Menurut manajemen, setelah pemeriksaan awal dilakukan, penanganan kasus dilimpahkan kepada BKPP Kabupaten Banyuwangi serta melalui pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Banyuwangi.

Dengan pelimpahan tersebut, proses penanganan tidak lagi berada sepenuhnya di ranah internal rumah sakit.

Belakangan, nama Direktur RSUD Blambangan turut disorot dalam sejumlah narasi di ruang publik. Manajemen menilai tudingan adanya pembiaran tidak sesuai dengan kronologi penanganan yang telah dilakukan.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan pelecehan terhadap pasien perempuan yang terjadi pada medio Oktober 2025. Laporan tersebut kemudian diproses melalui mekanisme etik internal sebelum dilimpahkan ke instansi berwenang.

Pihak rumah sakit menyatakan komitmennya untuk mendukung proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Selebihnya, proses kini berada pada mekanisme yang telah ditetapkan. Di ruang publik, perdebatan mungkin terus berlangsung. Namun bagi institusi, yang tersisa adalah memastikan prosedur dijalankan dan setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!