BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Upaya memperkuat kualitas pendidikan Nahdlatul Ulama di Banyuwangi memasuki babak baru. Pengurus Cabang (PC) LP Ma’arif NU Banyuwangi resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Kantor LP Ma’arif Cabang Banyuwangi, Kecamatan Srono, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh elemen pendidikan Nahdlatul Ulama agar semakin profesional, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan.
Dalam susunan kepengurusan baru, Saeroji dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua LP Ma’arif NU Cabang Banyuwangi. Selain aktif sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Bangorejo, ia juga saat ini menjalankan tugas sebagai Kepala MAN 2 Banyuwangi.
Pengukuhan dihadiri jajaran PCNU Banyuwangi, tokoh pendidikan, pengurus LP Ma’arif, hingga seluruh MWC LP Ma’arif se-Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kolektif untuk memperkuat pendidikan Nahdlatul Ulama dari tingkat cabang hingga wilayah kecamatan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Ahmad Turmudzi, menaruh harapan besar terhadap kepengurusan LP Ma’arif yang baru. Menurutnya, lembaga pendidikan NU harus terus bergerak menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.
“Karena diisi oleh orang-orang yang kompeten, LP Ma’arif harus bisa menjadi solusi pendidikan bagi masyarakat Banyuwangi, fokus pada peningkatan kualitas SDM guru, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kekuatan lembaga pendidikan terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, penguatan kapasitas tenaga pendidik dan profesionalisme pengelolaan lembaga harus menjadi perhatian utama.
Selain peningkatan kompetensi guru, pengembangan kapasitas kelembagaan juga dinilai penting agar lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif mampu terus berkembang mengikuti dinamika zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Rois Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH Fahrudin Manan, mengingatkan bahwa dunia pendidikan merupakan ruang pengabdian yang memiliki nilai perjuangan dan kemuliaan.
“Salah satu wujud untuk menjadi kekasih Allah adalah melakukan pelayanan pendidikan serta pengabdian yang tinggi dalam memuliakan umat,” dawuhnya.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal penyampaian ilmu pengetahuan, tetapi juga proses membangun akhlak, menanamkan nilai keislaman, serta membentuk generasi yang memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab kebangsaan.
Ia berharap seluruh pengurus LP Ma’arif, kepala madrasah dan sekolah, serta tenaga pendidik dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.
Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi awal penguatan sinergi antarlembaga pendidikan NU di Banyuwangi. Dengan kebersamaan dan tata kelola yang semakin baik, LP Ma’arif NU Banyuwangi diharapkan mampu menjadi penggerak lahirnya pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Redaksi ( NURSALIM )











