Sampah Menumpuk Seminggu, Jalanan Denpasar Jadi Tempat Pembuangan Liar

DENPASAR, Senin (26/01/2026)- TIMES MERAH PUTIH// Tumpukan sampah yang dibiarkan berserakan di sejumlah ruas jalan Kota Denpasar memicu keprihatinan publik. Salah satu titik terparah terpantau di Jalan Pulau Misol I, Desa Dauh Puri, di mana sampah rumah tangga menumpuk sejak lebih dari sepekan terakhir tanpa penanganan berarti.

Kondisi ini tidak lepas dari perilaku sebagian masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, diperparah oleh buruknya pengelolaan angkutan sampah berbasis swadaya. Akibatnya, jalanan kota hingga aliran sungai kembali dijadikan lokasi pembuangan liar.

Permasalahan persampahan di Bali sendiri kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbulan sampah di Provinsi Bali pada 2024 mencapai 1,2 juta ton. Dari jumlah tersebut, Kota Denpasar menjadi penyumbang terbesar, yakni sekitar 360 ribu ton per tahun.

Sampah organik dari sisa makanan mendominasi dengan persentase mencapai 68,32 persen.
Padahal, Pemerintah Provinsi Bali telah gencar melakukan berbagai upaya, mulai dari penyuluhan pengelolaan sampah mandiri dari rumah ke rumah, pemasangan spanduk dan banner imbauan, hingga pemberlakuan denda dan sanksi hukum bagi pelanggar.

Namun di lapangan, efektivitas kebijakan tersebut masih dipertanyakan. Dalam pantauan jurnalis Times Merah Putih, Dika, warga sekitar, mengungkapkan bahwa praktik buang sampah sembarangan masih sering terjadi.

“Himbauan sudah banyak, banner soal denda juga sudah terpasang. Tapi tetap saja masih ada warga yang buang sampah di pinggir jalan, bahkan ke aliran Tukad Badung,” ujarnya.

Ironisnya, pelaku pembuangan sampah liar tidak hanya berasal dari warga lokal, tetapi juga pendatang.
Lambannya penanganan sampah disebut dipicu oleh over kapasitas TPA Suwung, keterbatasan lahan, serta peningkatan volume sampah setiap tahun.

Kondisi ini mendorong perubahan paradigma pengelolaan sampah di Bali, dari sistem linear berbasis TPA menuju konsep ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Provinsi Bali mendapat dukungan dari Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara) untuk mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) berkonsep Waste to Energy (WtE).

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL/WtE) di Denpasar ditargetkan mulai dibangun pada 2026. Proyek ini diharapkan mampu menjadi solusi darurat sampah, khususnya di TPA Suwung, dengan kapasitas pengolahan tinggi, kolaborasi lintas daerah, serta mendukung transisi menuju energi bersih di Bali.

Reporter: Dika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global

Depok - Timesmerahputih.com |  Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati ...

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

TANJUNG PERAK - Media Indonesia Times | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, ...

MAKI Jatim Ultimatum Keras: Mobil Dinas untuk Pribadi Akan Kami Sikat!

TIMES MERAH PUTIH// Surabaya - Heru MAKI, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur berikan himbauan keras untuk ...

JOKER LAW, KOLABORASI KREATIF BERSAMA AYU SYIFA ZARA SIAP WARNAI INDUSTRI MUSIK 2026

Surabaya - Suasana pagi yang cerah di Kebun Bibit Wonorejo pada 12 April 2026 berubah menjadi pusat aktivitas kreatif yang ...

Dikukuhkan Khidmat, Pemuda Katolik Banyuwangi Teguhkan Peran di Tengah Keberagaman

BANYUWANGI, TIMES MERAH PUTIH// Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Banyuwangi periode 2025–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung ...

Michael Edy Hariyanto Pimpin Technical Meeting Piala PSSI, Tegaskan Komitmen Pembinaan Sepak Bola Banyuwangi

Banyuwangi – Ketua PSSI sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, memimpin langsung jalannya technical meeting (TM) Piala ...
error: Content is protected !!