SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan 20 Alat Berat Tambang Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina

Bendahara SATMA AMPI Madina, Muhammad Saleh, menyampaikan keprihatinan serius atas dugaan masih maraknya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah perbatasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal, tepatnya di kawasan Batang Angkola.

Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat Muara Batang Angkola yang baru kembali dari lokasi pada Kamis lalu, disebutkan bahwa terdapat sekitar 20 alat berat yang diduga masih beroperasi secara terpisah di sejumlah titik. Aktivitas tersebut disebut berada tidak jauh dari lokasi penangkapan yang sebelumnya dilakukan oleh tim gabungan bersama Polda Sumatera Utara.

Muhammad Saleh menegaskan bahwa kondisi ini menunjukkan dugaan aktivitas tambang ilegal masih berlangsung dan berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin parah apabila tidak segera ditindak tegas.

“Kami menilai persoalan ini tidak boleh dianggap biasa. Jika benar puluhan alat berat masih bebas beroperasi di kawasan perbatasan Tapsel dan Madina, maka aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan transparan. Negara tidak boleh kalah dengan pelaku perusakan lingkungan,” tegas Muhammad Saleh.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan pengaduan resmi (dumas) kepada aparat penegak hukum dan instansi terkait agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan aktivitas tersebut.

Menurutnya, dampak tambang ilegal bukan hanya merusak sungai dan hutan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat sekitar akibat potensi longsor, banjir, dan pencemaran lingkungan.

Tuntutan SATMA AMPI Madina
1.Mendesak Polda Sumatera Utara untuk segera melakukan penindakan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Tapsel–Madina.

2.Meminta aparat menyita seluruh alat berat yang terbukti digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal.

3.Mendesak pemerintah dan aparat terkait untuk membuka secara transparan siapa pemodal dan pihak yang diduga membekingi aktivitas tambang ilegal tersebut.

4.Meminta dilakukan pengawasan permanen di titik-titik rawan tambang ilegal agar aktivitas serupa tidak kembali beroperasi setelah penindakan.

5.Mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menyelamatkan kawasan sungai dan hutan yang telah terdampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI.

6.Meminta penegakan hukum dilakukan tanpa tebang pilih terhadap siapa pun yang terlibat.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata. Lingkungan dan keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan demi kepentingan segelintir pihak,” tutup Muhammad Saleh
(Magrifatulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...
error: Content is protected !!