Siswa MAN 2 Banyuwangi Tampilkan Wayang Kulit “Ekalaya” pada Peringatan Milad ke-42

BANYUWANGI –Times Merah Putih.com//Peringatan Milad ke-42 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyuwangi berlangsung semarak dengan menampilkan beragam kegiatan bernuansa budaya. Salah satu agenda yang menyedot perhatian warga madrasah adalah pementasan wayang kulit dengan lakon “Ekalaya” yang dibawakan oleh Grup Karawitan Langen Budaya di lingkungan madrasah.

Lakon yang diangkat dari wiracarita Mahabharata tersebut dipentaskan secara apik oleh Davin Labhan, siswa kelas XI IPS, yang bertindak sebagai dalang. Pertunjukan semakin hidup dengan iringan gamelan para pengrawit yang merupakan kolaborasi antara siswa dan alumni MAN 2 Banyuwangi, di antaranya Syifa Hidayat yang kini menekuni dunia seni perwayangan setelah lulus dari madrasah tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh budaya Banyuwangi, di antaranya budayawan yang juga pengurus Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Aekanu Hariyono (Killing Osing) dan Syafaat (Lentera Sastra). Keduanya menyampaikan apresiasi atas komitmen MAN 2 Banyuwangi dalam melestarikan seni dan budaya tradisional di lingkungan pendidikan. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi, Hakim Said, yang menilai penampilan dalang muda tersebut sangat membanggakan.

Pemilihan lakon Ekalaya dinilai sarat makna. Kisah ini mengisahkan perjuangan seorang pemburu yang dengan penuh ketekunan menuntut ilmu memanah meskipun tidak diterima sebagai murid oleh Guru Drona. Dengan keteguhan dan latihan mandiri, Ekalaya bahkan mampu melampaui kemampuan Arjuna. Cerita tersebut diangkat sebagai refleksi nilai ketulusan, pengorbanan, dan daya juang bagi para siswa.

Kepala MAN 2 Banyuwangi, Saeroji, menyampaikan bahwa seni karawitan merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang terus dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, seni tradisi memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

“Seni karawitan dan wayang bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan. Di dalamnya terkandung nilai disiplin, kebersamaan, kehalusan rasa, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Saeroji.

Selain pementasan wayang kulit, peringatan Milad ke-42 MAN 2 Banyuwangi juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan ajang unjuk kreativitas siswa. Melalui momentum tersebut, MAN 2 Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan para alumni serta mengukuhkan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap pelestarian warisan budaya bangsa.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...
error: Content is protected !!