SMP Negeri 1 Kabat Tampilkan Tradisi Perang Bangkat dalam Festival Kirab Lampion kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi, 13 Agustus 2026 —Times merah putih.com//SMP Negeri 1 Kabat tampil memukau dalam Festival Kirab Lampion Kabupaten Banyuwangi pada Kamis malam, 13 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Pramuka sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua ibu Lilik subekti MPD KONS, mengatakan bahwa festival lampion malam tersebut merupakan bentuk partisipasi SMP Negeri 1 Kabat dalam menyemarakkan Hari Pramuka dan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian kirab dimulai dari Kantor Pemda Banyuwangi menuju kawasan Fenis taman Blambangan.

Dalam festival kali ini, SMP Negeri 1 Kabat mengangkat tema “Pramuka Melestarikan Adat Tradisi Leluhur Perang Bangkat dalam Jiwa Pramuka.” Tema tersebut menjadi bentuk kepedulian sekolah dalam mengenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda.

Perang Bangkat merupakan salah satu tradisi pernikahan masyarakat suku Osing di Banyuwangi. Tradisi ini berkaitan dengan kondisi pasangan tertentu dalam adat pernikahan, di antaranya ketika anak sulung berjodoh dengan anak bungsu maupun ketika anak sulung berjodoh dengan anak sulung. Tradisi tersebut menjadi bagian dari kearifan lokal yang sarat dengan nilai keluarga, tanggung jawab, dan harapan agar seorang calon suami mampu mencintai, menyayangi, serta memenuhi kebutuhan keluarganya, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Dalam prosesi tradisi Perang Bangkat, rombongan mempelai pria melakukan arak-arakan menuju kediaman mempelai wanita. Rombongan tersebut diikuti keluarga dan membawa berbagai ubo rampe atau perlengkapan adat.

Ubo rampe tersebut antara lain bantal dan guling yang diikat dalam tikar, berbagai alat dapur, hasil bumi yang disusun dan dipikul menggunakan ekrek, dua ekor ayam kampung jantan dan betina, dua telur ayam kampung, erus atau sendok sayur, siwur atau gayung mandi, dua buah kelapa, beras kuning, serta uang yang dibungkus atau dikantongi dalam wadah yang disebut kampil putih. Selain itu, turut dibawa berbagai kembang atau bunga sebagai bagian dari perlengkapan adat.

Berbagai perlengkapan tersebut menggambarkan kebutuhan kehidupan rumah tangga. Sesampainya rombongan pengantin pria di tempat mempelai wanita, iring-iringan tersebut menjadi bagian dari prosesi adat untuk menyampaikan maksud meminang perempuan tersebut untuk dijadikan istri.

Melalui penampilan dalam Festival Kirab Lampion, SMP Negeri 1 Kabat tidak hanya memeriahkan Hari Pramuka dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga berupaya memperkenalkan budaya dan tradisi leluhur Banyuwangi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Ibu lilik subekti MPD KONS,menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan festival lampion yang diikuti siswa SMP Negeri 1 Kabat pada malam tersebut berjalan lancar dan sukses.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan rekan-rekan guru yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan dalam rangka menyambut Hari Pramuka dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Semoga di tahun-tahun yang akan datang, SMP Negeri 1 Kabat semakin solid, semakin semangat, dan terus belajar demi menjunjung tinggi nama baik SMP Negeri 1 Kabat,” ungkapnya.

Kemeriahan Festival Kirab Lampion malam itu menjadi momentum bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Kabat untuk mempererat kebersamaan sekaligus menanamkan semangat Pramuka, nasionalisme, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal kepada para siswa.

“Salah satu penonton bernama mas ate yang berasal dari kecamatan Glenmore di wawancarai awak media, menyatakan,Penampilan SMP Negeri 1 Kabat sukses mencuri perhatian masyarakat dan para penonton. Tampil penuh semangat, percaya diri, dan memukau, para siswa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan masyarakat yang hadir.

Sejak penampilan dimulai, suasana semakin meriah. Aksi para siswa mendapat sambutan hangat dari penonton yang terlihat antusias menyaksikan setiap penampilan. Tepuk tangan dan sorak kegembiraan pun terdengar meriah sebagai bentuk apresiasi atas penampilan luar biasa yang ditampilkan.

Masyarakat Banyuwangi tampak menikmati pertunjukan tersebut dengan penuh kebahagiaan. Penampilan SMP Negeri 1 Kabat tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan kreativitas, kekompakan, dan semangat para siswa dalam membawa nama sekolah.

Antusiasme penonton menjadi bukti bahwa penampilan para siswa berhasil memberikan kesan yang mendalam. Dengan semangat dan kerja keras yang ditunjukkan, SMP Negeri 1 Kabat berhasil menghadirkan momen yang membanggakan sekaligus menghibur masyarakat Banyuwangi.

 

Redaksi ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran ...

Kadin Jatim Golf Tournament 2026: Sinergi Pelaku Ekonomi dan Pembuktian Pegolf Terbaik

SURABAYA, 13 September 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar "Kadin Jatim Golf Tournament 2026" di ...

4 SISWA SMPN 1 BANGKALAN LOLOS OMI 2026 TINGKAT PROVINSI, KEPSEK: BUKTI KERJA KERAS DAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Sebanyak empat siswa berhasil lolos ke tahap ...

Dua Siswa SMPN 1 Bangkalan Raih Juara 1 dan 2 OMI 2026 Bidang IPS Tingkat Kabupaten, Siap Melaju ke Provinsi

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi UPTD SMPN 1 Bangkalan. Dalam ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu ...

SMADA Tekuk SMA 10 Surabaya 51–15 di DBL Arena

SURABAYA — SMA 2 Surabaya mengalahkan SMA 10 Surabaya dengan skor 51–15 pada laga Round 2 Honda DBL with Kopi ...

FKPB UPDATE GELAR DISKUSI PENDIDIKAN, BAHAS MASA DEPAN SEKOLAH DI KABUPATEN BANGKALAN

BANGKALAN || timesmerahputih - Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) bersama media dan komunitas Tanah Merah Update akan menggelar diskusi publik ...
error: Content is protected !!