BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Menanggapi keluhan para nelayan Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, terkait dugaan pencemaran laut akibat limbah pabrik kepiting, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan akan kembali turun ke lokasi.
Tindaklanjuti Keluhan Nelayan, DLH Bangkalan Akan Sidak Pabrik Kepiting di Kwanyar Barat

Kepala DLH Kabupaten Bangkalan Achmad Siddik,S.AP., MM membenarkan pihaknya pernah melakukan peninjauan ke lokasi pabrik tersebut.
“Ya pak itu sudah lama pernah kita datangi dengan perizinan juga muspika di sana pak,” ujar Achmad Siddik, Kamis (30/07/2026).
Dalam peninjauan sebelumnya, DLH menemukan pabrik belum memiliki IPAL.DLH Bangkalan berkomitmen akan menelusuri kembali kepatuhan pengelola pabrik terhadap anjuran pembuatan IPAL yang telah disampaikan sebelumnya.”Tidak ada IPAL-nya waktu itu kita anjurkan membuat IPAL,”elasnya.
Menindaklanjuti keluhan terbaru dari warga dan nelayan, Achmad Siddik memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan ulang. “Besok mau ke lokasi,” tegasnya.
Sebelumnya, warga dan nelayan Kwanyar Barat mengeluhkan pembuangan limbah cair dari pengolahan kepiting yang diduga langsung dibuang ke laut. Mereka khawatir kondisi ini merusak ekosistem pesisir dan mengganggu mata pencaharian nelayan.
Warga pun mendesak DLH dan pihak berwajib segera melakukan inspeksi dan memberikan sanksi jika terbukti ada pelanggaran terhadap peraturan lingkungan hidup.
(Azis).










