Bengkulu– Turnamen IPF Bengkulu Piala Ketua IPF Bengkulu 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga pickleball di Provinsi Bengkulu. Kejuaraan ini tercatat sebagai turnamen perdana yang digelar di arena baru Dewa Sport dan sukses menghadirkan atmosfer kompetitif sekaligus kekeluargaan di kalangan komunitas pickleball Bengkulu.
Bertempat di Jalan Raden Patah No. 22, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, turnamen ini menjadi langkah awal pengembangan fasilitas olahraga modern berbasis komunitas. Kehadiran venue baru tersebut menunjukkan bahwa pickleball mulai mendapat perhatian besar di daerah, sejalan dengan perkembangan pickleball nasional yang terus meningkat melalui berbagai turnamen IPF di Indonesia.
Kompetisi berlangsung sengit sejak fase grup hingga babak final. Grup A dikuasai pasangan Agus/Desy dengan raihan sempurna 9 poin dan selisih skor +56. Di Grup B, pasangan Bowo/Ami tampil dominan tanpa kekalahan dengan skor 44-13. Grup C dipimpin Bogy/Rashel, sementara Grup D menjadi milik Resfi/Cintia.
Delapan pasangan terbaik lolos ke perempat final. Semifinal mempertemukan Agus/Desy melawan Bowo/Ami di SF1, sedangkan Bogy/Rashel menghadapi Resfi/Cintia di SF2. Jadwal yang tertata rapi hingga perebutan juara ketiga menunjukkan profesionalisme panitia dalam mengelola event olahraga daerah.
Sorotan utama tertuju pada pasangan Bowo/Ami yang tampil konsisten sejak penyisihan grup hingga menembus final. Sementara itu, Agus/Desy juga menunjukkan performa impresif dengan statistik kemenangan terbaik selama fase grup.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini mengusung tujuan besar bagi perkembangan pickleball Bengkulu:
1. Memperkenalkan pickleball kepada masyarakat luas
2. Membangun komunitas olahraga sehat dan kompetitif
3. Menjaring bibit atlet potensial Bengkulu
4. Meningkatkan sport tourism lokal
5. Menjadikan Bengkulu sebagai salah satu pusat perkembangan pickleball di Sumatera
Ketua sekaligus panitia penyelenggara, Dr. Ar. Recky Yundrismein, ST., MT., berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar. Dengan fasilitas baru dan antusiasme peserta yang tinggi, Dewa Sport dinilai berpotensi menjadi pusat kegiatan pickleball dan olahraga komunitas di Kota Bengkulu.
“Perjalanan turnamen ini bukan hanya soal perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi simbol lahirnya era baru olahraga pickleball di Bengkulu — olahraga yang menggabungkan kompetisi, kebersamaan, dan gaya hidup sehat dalam satu arena,” ujar Recky. (PPWI)











