BANYUWANGI – Penyanyi muda berbakat Viviannne Vernetta Wangsa menjadi salah satu penampil yang mencuri perhatian dalam malam Awarding Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Membawakan lagu daerah “Grajagan Banyuwangi”, ia sukses menghadirkan penampilan yang memadukan kualitas vokal, penghayatan, dan semangat pelestarian budaya di hadapan tamu undangan serta masyarakat yang memadati lokasi acara.
Dengan balutan busana yang anggun, Viviannne tampil percaya diri membawakan salah satu lagu khas Banyuwangi. Suara yang merdu dan penjiwaan yang kuat membuat penampilannya mendapat apresiasi meriah dari para penonton, sekaligus menjadi salah satu momen berkesan dalam rangkaian Awarding Banyuwangi Ethno Carnival.
Bagi Viviannne, tampil di panggung BEC merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk ikut memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi kepada generasi muda. Melalui lagu “Grajagan Banyuwangi”, ia ingin menunjukkan bahwa seni tradisi tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman dan layak terus dilestarikan.
Rasa bangga turut disampaikan sang ibu, Jeanny Margareth. Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada putrinya bukan sekadar sebuah penampilan, melainkan amanah untuk ikut menjaga dan mempromosikan budaya Indonesia.
“Saya sangat bersyukur dan bangga melihat Viviannne dipercaya membawakan lagu daerah Banyuwangi. Ini bukan hanya tentang bernyanyi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap budaya Indonesia. Kami selalu mengajarkan bahwa talenta harus menjadi sarana untuk membawa nilai-nilai positif dan menumbuhkan kecintaan terhadap keberagaman budaya Nusantara,” ujar Jeanny.
Jeanny juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi beserta seluruh panitia Banyuwangi Ethno Carnival atas kepercayaan yang diberikan kepada Viviannne untuk tampil pada ajang budaya bergengsi tersebut.
Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing perjalanan bermusik putrinya, khususnya Tomi Irdiansyah dan Miss Venty. Menurutnya, dedikasi, kesabaran, dan pendampingan keduanya menjadi fondasi penting yang membentuk kemampuan vokal serta kepercayaan diri Viviannne hingga mampu tampil maksimal di panggung.
Jeanny berharap pengalaman tersebut menjadi langkah awal bagi Viviannne untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam mempromosikan seni budaya Banyuwangi melalui dunia musik.
“Kami berharap Viviannne kembali mendapat kesempatan tampil dalam berbagai agenda seni, budaya, maupun kegiatan resmi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Semoga melalui musik, ia dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya daerah,” katanya.
Awarding Banyuwangi Ethno Carnival merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memperkuat sektor seni, budaya, dan pariwisata. Kehadiran talenta muda seperti Viviannne Vernetta Wangsa menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat terus tumbuh melalui kolaborasi lintas generasi dan berbagai latar belakang.
Dengan bakat, kerja keras, serta dukungan keluarga, para guru, dan berbagai pihak, Viviannne diharapkan terus berkembang sebagai penyanyi muda yang tidak hanya berprestasi di dunia musik, tetapi juga mampu menjadi duta seni yang memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi di tingkat nasional hingga internasional.
(Tomy)











