DADAPAN —Times Merah putih.com//Tanggal 12 -08-2026 Warga Desa Dadapan menggelar tradisi selamatan Rabu pungkasan atau Sapar Saparan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama untuk memohon keselamatan, kesehatan, umur panjang, serta rezeki yang berlimpah.
Kegiatan tradisi tahunan tersebut mulai berlangsung sejak pukul 05.00 WIB. Sejak pagi hari, warga Desa Dadapan berbondong-bondong membawa berbagai bekal dan sajian untuk mengikuti selamatan Rabu pungkasan Warga kemudian berkumpul di jalan raya yang berada di tengah kampung.
Selain dipusatkan di jalan raya tengah kampung, kegiatan selamatan Rabu pungkasan juga dilaksanakan di sejumlah gang yang berada di lingkungan perkampungan Desa Dadapan. Warga berkumpul bersama dengan membawa hidangan yang telah disiapkan dari rumah masing-masing.
Berbagai sajian yang dihidangkan dalam selamatan tersebut antara lain
– nasi golong,
-nasi cawuk,
-jenang sapar,
-kopi, dan teh.
Sajian tersebut kemudian dinikmati dan didoakan bersama sebagai bagian dari tradisi Sapar Saparan yang dilaksanakan warga setiap tahun.
Dalam kegiatan tersebut, warga Desa Dadapan bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, umur panjang, ketenteraman, serta rezeki yang berlimpah.
Tradisi Rabu pungkasan atau Sapar Saparan ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan dan gotong royong masyarakat Desa Dadapan. Selain sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Warga berharap tradisi yang digelar setiap tahun tersebut dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari budaya serta kebersamaan masyarakat Desa Dadapan dari generasi ke generasi.
Redaksi ( NURSALIM )











