BANGKALAN | timesmerahputih.com– Musibah kebakaran melanda rumah warga di Dusun Rambay, Desa Mandung, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Senin malam 24 Agustus 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, rumah milik Abd. Rohim dan Hj. Waqiah mengalami kerusakan berat hingga bangunan roboh dan hancur beserta seluruh isinya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. Saat ini warga bersama perangkat desa telah melakukan pembersihan puing-puing rumah yang terdampak.
Musibah ini mendapat sorotan dari aktivis muda dan konten kreator asal Bangkalan, Aruf Kenzo. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk tidak hanya mengetahui kejadian melalui media sosial.
“Saya harap Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak hanya menyaksikan puing-puing reruntuhan bangunan yang hancur akibat bencana kebakaran tersebut lewat media sosial,” ujar Aruf Kenzo,(25/08/2026).
Menurutnya, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat yang tertimpa musibah adalah bentuk nyata kepedulian.
“Ketika berbicara kesejahteraan masyarakat Bangkalan, maka sepantasnya legislatif dan eksekutif turun untuk membantu warga yang kena musibah,” tegasnya.
Selain itu, Aruf mendorong instansi terkait seperti Dinsos, BPBD, Dinas PRKP, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa segera melakukan pendataan terhadap kondisi korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan mendesak keluarga Abd. Rohim dan Hj. Waqiah.
Ia menilai penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan membersihkan puing. Korban juga butuh dukungan agar bisa kembali bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana korban tidak merasa sendirian menghadapi musibah. Pemerintah harus hadir, melihat langsung kondisi mereka dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan serta kemampuan pemerintah,” lanjutnya.
(Azis).











